Proses normalisasi Cisadane di Tangerang bisa 4-5 tahun
Sabtu, 25 Januari 2014 - 21:15 WIB
Proses normalisasi Cisadane di Tangerang bisa 4-5 tahun
A
A
A
Sindonews.com - Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menyatakan panjang bentangan Sungai Cisadane khusus di wilayah Kota Tanggerang mencapai 13,8 kilometer.
Bila menelisik dari panjang bentangan, proses normalisasi dinilai akan memakan waktu cukup panjang. "Untuk bangun turap atau dinding pembatas saja butuh waktu dua tahun setiap dua kilometer," katanya di kantor Inspektorat Pemerintah Kota Tangerang, Sabtu (25/01/2014).
Maka itu, Arief mempredikasi proses normalisasi Sungai Cisadane di wilayah Kota Tangerang, bisa memakan waktu sekira 4-5 tahun ke depan. Perkiraan waktu pengerjaan itu belum dihitung di wilayah Kabupaten Tanggerang.
"Kita memang pecahkan masalah satu persatu dengan tahapan demi tahapan. Sekarang yang sifatnya mendesak adalah normalisasi," ujarnya.
Dia berharap, pertemuan dengan Gubernur DKI Joko Widodo, hari ini, menjadikan sinergitas dan koordinasi antar kedua wilayah bisa terjalin menjadi lebih baik.
"Mudah-mudahan pada kesempatan ini, ke depannya kami bisa berkoordinasi lebih baik lagi," tandasnya.
Bila menelisik dari panjang bentangan, proses normalisasi dinilai akan memakan waktu cukup panjang. "Untuk bangun turap atau dinding pembatas saja butuh waktu dua tahun setiap dua kilometer," katanya di kantor Inspektorat Pemerintah Kota Tangerang, Sabtu (25/01/2014).
Maka itu, Arief mempredikasi proses normalisasi Sungai Cisadane di wilayah Kota Tangerang, bisa memakan waktu sekira 4-5 tahun ke depan. Perkiraan waktu pengerjaan itu belum dihitung di wilayah Kabupaten Tanggerang.
"Kita memang pecahkan masalah satu persatu dengan tahapan demi tahapan. Sekarang yang sifatnya mendesak adalah normalisasi," ujarnya.
Dia berharap, pertemuan dengan Gubernur DKI Joko Widodo, hari ini, menjadikan sinergitas dan koordinasi antar kedua wilayah bisa terjalin menjadi lebih baik.
"Mudah-mudahan pada kesempatan ini, ke depannya kami bisa berkoordinasi lebih baik lagi," tandasnya.
(rsa)