Longsor hancurkan 32 rumah di Sukorejo

Kamis, 23 Januari 2014 - 16:16 WIB
Longsor hancurkan 32...
Longsor hancurkan 32 rumah di Sukorejo
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 32 rumah di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, mengalami rusak parah akibat tanah longsor. Ratusan warga yang menempati kawasan itu terpaksa harus mengungsi.

Ke-32 rumah itu, terletak di RT03 dan RT06 RW10, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Semarang, dengan rincian tujuh rumah di RT03 dan 25 rumah di RT06. Hampir semua rumah di lokasi itu roboh dan rata dengan tanah.

Menurut keterangan warga setempat, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 07.00 WIB. Mereka yang sedang berada di rumah dikejutkan dengan tanah di rumah mereka bergoyang.

"Awalnya seperti gempa, kemudian terdengar suara retakan rumah. Warga kemudian menjerit dan berlarian ke luar," kata Agus Kushendratno (46), warga sekaligus Ketua RT06, kepada wartawan, Kamis (23/1/2014).

Agus mengaku, tanda-tanda longsor sudah terjadi sejak Minggu 19 Januari 2014. "Sejak Minggu pagi sudah ada tanda-tanda longsor, makanya saya menyuruh keluarga untuk tidak tinggal di rumah," imbuhnya.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah longsor itu. Hanya saja, rumah-rumah warga yang terkena musibah itu semuanya rusak berat dan tidak dapat dihuni kembali. "Kami mengimbau untuk tidak menghuni rumah-rumah itu, karena dikhawatirkan longsor susulan kembali terjadi," kata ketua RW10 Eko Raharjo.

Warga nantinya akan dievakuasi dan diungsikan di beberapa titik, seperti di balai RT dan tenda darurat yang disiapkan oleh pihak Polrestabes Semarang, juga Arhanudse Semarang. "Ada tiga lokasi yang sudah disiapkan bagi warga," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono saat meninjau lokasi kejadian menuturkan, pihaknya telah menerjunkan personel untuk mengamankan rumah, dan serta perkantoran yang ditinggalkan warga karena terkena banjir dan tanah longsor.

"Yang penting menyelamatkan diri dulu, mengenai harta benda, kami sudah siapkan personel untuk menjaga kantor atau rumah yang ditinggalkan," terangnya.

Dia menambahkan, ada satu satuan setingkat kompi pasukan yang diterjunkan untuk pengamanan saat terjadinya bencana di Semarang. Pasukan itu di bagi ke berbagai titik lokasi musibah.

Sementara untuk longsor di Trangkil Baru itu, Polrestabes Semarang menyiagakan dua kompi pasukan untuk menjaga kampung yang ditinggalkan warga untuk mengungsi. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya aksi pencurian di lokasi bencana.

"Silakan barang-barangnya diambil dulu, rumah ditinggal saja dan jangan ditempati, karena musibah dapat terjadi sewaktu-waktu," imbuhnya.
(san)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Pencarian 3 Warga Korban...
Pencarian 3 Warga Korban Tanah Longsor di Kota Bogor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
1 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
2 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
4 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved