Kurang air bersih, Jakbar juga 'gelap gulita'
Rabu, 22 Januari 2014 - 04:34 WIB
Kurang air bersih, Jakbar juga 'gelap gulita'
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah wilayah di Jakarta Barat mengalami pemadaman listrik. Pasalnya, 90 gardu listrik yang berada di Bandengan terendam banjir.
Petugas Pelaksana Penertiban Tenaga Listrik (P2TL) wilayah Bandengan Subratha mengatakan, wilayah itu di antaranya Kalideres, Cengkareng, Tambora dan Grogol Petamburan. Sedangkan untuk di Palmerah, Tanjung Duren dan Kembangan masih aman lantaran gardu listriknya berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
"Kami belum tahu kapan akan aktif kembali. Sebab, saat ini masih terendam. Meskipun sudah kering nantinya, kami juga harus mengecek kesiapan pelanggan di lapangan, apakah masih banjir atau tidak," katanya di Jakarta, Selasa 21 Januari 2014.
Selain rumah warga yang mengalami pemadaman di daerah yang disebutkan itu, lanjut Subrata, pemadaman juga terjadi pada trafic light dan Penerangan Jalan Umum (PJU). Untuk itu dia mengimbau kepada warga dan kepolisian agar lebih berwaspada akibat pemadaman tersebut.
"Jika gardu sudah siap beroperasi akan kami informasikan kembali," ungkapnya.
Salah seorang warga Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat yang mengalami pemadaman, Ali Maulana (45) mengeluhkan pemadaman dan matinya air bersih yang melanda wilayahnya. Sebab, sejak Minggu kemarin dia bersama istri dan kedua anaknya meski menumpang di Mandi Cuci Kakus (MCK) yang berada di Pom Bensin depan Jalan Cengkareng.
"Anak saya sudah enggak mau masuk sekolah dua hari ini. Kami setiap bulan bayar listril, masa padam akibat banjir, harusnya ada antisipasi dong," keluhnya.
Baca:
Kebanjiran, Jakbar kekurangan air bersih
Petugas Pelaksana Penertiban Tenaga Listrik (P2TL) wilayah Bandengan Subratha mengatakan, wilayah itu di antaranya Kalideres, Cengkareng, Tambora dan Grogol Petamburan. Sedangkan untuk di Palmerah, Tanjung Duren dan Kembangan masih aman lantaran gardu listriknya berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
"Kami belum tahu kapan akan aktif kembali. Sebab, saat ini masih terendam. Meskipun sudah kering nantinya, kami juga harus mengecek kesiapan pelanggan di lapangan, apakah masih banjir atau tidak," katanya di Jakarta, Selasa 21 Januari 2014.
Selain rumah warga yang mengalami pemadaman di daerah yang disebutkan itu, lanjut Subrata, pemadaman juga terjadi pada trafic light dan Penerangan Jalan Umum (PJU). Untuk itu dia mengimbau kepada warga dan kepolisian agar lebih berwaspada akibat pemadaman tersebut.
"Jika gardu sudah siap beroperasi akan kami informasikan kembali," ungkapnya.
Salah seorang warga Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat yang mengalami pemadaman, Ali Maulana (45) mengeluhkan pemadaman dan matinya air bersih yang melanda wilayahnya. Sebab, sejak Minggu kemarin dia bersama istri dan kedua anaknya meski menumpang di Mandi Cuci Kakus (MCK) yang berada di Pom Bensin depan Jalan Cengkareng.
"Anak saya sudah enggak mau masuk sekolah dua hari ini. Kami setiap bulan bayar listril, masa padam akibat banjir, harusnya ada antisipasi dong," keluhnya.
Baca:
Kebanjiran, Jakbar kekurangan air bersih
(mhd)