Sementara, 18 tewas & 2 hilang akibat bencana Manado
Sabtu, 18 Januari 2014 - 00:15 WIB
Sementara, 18 tewas & 2 hilang akibat bencana Manado
A
A
A
Sindonews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat saat ini korban tewas banjir bandang dan tanah longsor di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) sebanyak 18 orang. Sedangkan korban yang belum ditemukan dua orang.
Kepala Pusat Informasi dan Data BNPB Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan penanganan akibat bencana masih terus dilanjutkan mengingat ada korban yang belum ditemukan.
"Total seluruhnya sementara ini ada 18 orang, Adapun rinciannya di Kota Manado ada enam orang, dan satu hilang, lalu Minahasa ada enam meninggal, Kota Tomohon ada lima tewas dan satu hilang, Minahasa Utara ada satu tewas," jelas Sutopo merinci, Jumat (17/1/2014).
Sutopo belum bisa memastikan apakah korban masih bisa bertambah atau tidak. Namun Tim SAR dan gabungan TNI Polri masih melakukan pencarian kemungkinan adanya korban yang tertimbun longsoran.
"Pencarian terus dilakukan, terutama lokasi longsor dan dilaporkan ada warga berada di sana," jelas Sutopo.
Menurut Sutopo dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Gubernur Sulut saat ini yang diutamakan adalah penanganan pengungsi, selain itu meningkatkan koordinaasi antar instansi, aktivasi dan struktur posko tetap dilakukan.
"Berdasarkan laporan, Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Utara ditunjuk sebagai Komandan Tanggap Darurat dan Wakilnya Kepala Dinas Sosial Sulut," imbuhnya.
Kepala Pusat Informasi dan Data BNPB Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan penanganan akibat bencana masih terus dilanjutkan mengingat ada korban yang belum ditemukan.
"Total seluruhnya sementara ini ada 18 orang, Adapun rinciannya di Kota Manado ada enam orang, dan satu hilang, lalu Minahasa ada enam meninggal, Kota Tomohon ada lima tewas dan satu hilang, Minahasa Utara ada satu tewas," jelas Sutopo merinci, Jumat (17/1/2014).
Sutopo belum bisa memastikan apakah korban masih bisa bertambah atau tidak. Namun Tim SAR dan gabungan TNI Polri masih melakukan pencarian kemungkinan adanya korban yang tertimbun longsoran.
"Pencarian terus dilakukan, terutama lokasi longsor dan dilaporkan ada warga berada di sana," jelas Sutopo.
Menurut Sutopo dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Gubernur Sulut saat ini yang diutamakan adalah penanganan pengungsi, selain itu meningkatkan koordinaasi antar instansi, aktivasi dan struktur posko tetap dilakukan.
"Berdasarkan laporan, Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Utara ditunjuk sebagai Komandan Tanggap Darurat dan Wakilnya Kepala Dinas Sosial Sulut," imbuhnya.
(lns)