Perbaiki rumah warga, Pemkab Boyolali kucurkan Rp5 M

Selasa, 14 Januari 2014 - 18:41 WIB
Perbaiki rumah warga,...
Perbaiki rumah warga, Pemkab Boyolali kucurkan Rp5 M
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kabupaten Boyolali menganggarkan dana bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2014 sebesar Rp5 miliar untuk jangka waktu setahun.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermasdes) Kabupaten Boyolali Susilo Hartono menyebutkan, dari Rp5 miliar tersebut, nantinya bakal dibagi menjadi 1.000 penerima. Sehingga, setiap warga yang memiliki rumah tidak layak huni, bakal mendapatkan uang sebesar Rp5 juta.

Pihaknya menyebutkan, dengan uang sebesar itu, warga bisa memperbaiki rumahnya. "Ya, nanti bisa dipakai untuk mengganti genting, atap ataupun apa saja pada bagian rumah warga yang sudah rusak. Sehingga nantinya rumah itu menjadi nyaman untuk ditempati," ucapnya, kepada wartawan, Selasa (14/1/2013).

Meski demikian, pihaknya menegaskan nantinya bantuan tersebut bakal disalurkan dalam bentuk barang. Bukan dalam bentuk uang cash. Menurutnya, dengan sistem seperti itu bantuan akan benar-benar tepat sasaran, dan digunakan oleh warga untuk memperbaiki rumah mereka.

Sedangkan untuk barang yang dikirim tersebut, akan disesuaikan dengan proposal pengajuan dari tingkat masyarakat, melalui pemerintah desa masing-masing.

Dia menyebutkan, untuk proses renovasi rumah, nantinya perangkat desa akan menggerakkan warganya membantu pembangunan dengan sistem kerja bakti. Sehingga, warga yang menerima bantuan tidak perlu mengeluarkan uang untuk membayar tukang. "Ya, pokoknya itu nanti disesuaikan dengan proposal yang diajukan. Tidak dalam bentuk uang," tegasnya.

Untuk pendistribusian bantuan, nantinya Pemkab Boyolali bakal dimulai pada Maret mendatang. Dia optimistis dengan bantuan tersebut, masyarakat yang memiliki RTLH, bisa mengubah rumah mereka menjadi rumah sehat dan layak pakai.

"Penerima itu harus terdaftar sebagai keluarga miskin, dengan rumah lantai tanah, dinding bambu tanpa fentilasi. Selain itu dari kriteria tersebut harus mendapatkan persetujuan dari bupati," tegasnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Pekmab Boyolali Warsono berharap, bantuan tersebut bisa membantu masyarakat hidup layak. Tidak hanya itu, diharapkan masyarakat juga bisa meningkatkan kesejahteraan mereka dengan rumah yang lebih baik dan sehat.
(san)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
32 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
53 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved