Polda Kalbar ambil alih kasus polisi kehilangan perhiasan Rp20 M
Sabtu, 04 Januari 2014 - 19:57 WIB
Polda Kalbar ambil alih kasus polisi kehilangan perhiasan Rp20 M
A
A
A
Sindonews.com - Kasus hilangnya sejumlah perhiasan milik Kasubdit III Narkoba Polda Kalimantan Barat (Kalbar) Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Prastyono di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) tak lagi ditangani oleh Polres Bandara Soetta.
Polres Bandara telah melimpahkan kasus ini ke Polda Kalbar. Alasannya, setelah melalui pemeriksaan terhadap saksi dan korban, kasus hilangnya perhiasan AKBP Prastyono bukan terjadi di wilayah Bandara Soetta.
"Hilangnya di (Bandara) Kalimantan Barat, pelaku juga sudah ditangkap oleh Polda Kalbar," ungkap Kapolres Bandara Soekarno Hatta Tangerang Kombes Pol CH Pattopoi saat dihubungi melalui telepon selulernya, Sabtu (5/1/2014).
Kapolres menambahkan, saat ini korban bersama istrinya juga sudah kembali ke Kalimantan Barat.
Sebelumnya diberitakan, pejabat kepolisian ini melaporkan kehilangan perhiasan yang nilainya puluhan miliar setelah mendarat di Bandara Soetta, sekira pukul 18.30 WIB, Jumat 3 Januari 2014, dengan menggunakan pesawat Lion Air. Korban bersama istrinya mengaku bkehilangan perhiasan senilai Rp20 miliar.
"Kami kasih koper itu kepada petugas di sini, bersamaan dengan surat penitipannya. Lalu di tinggal makan setengah jam lebih. Tiba-tiba pas saya ingin mengambil sesuatu, gembok koper itu sudah rusak bekas tercongkel. Pas dicek perhiasan sudah hilang bersama surat-suratnya," kata isteri korban.
Baca:
Pejabat Polda kehilangan perhiasan Rp20 M di Bandara Soetta
Polres Bandara telah melimpahkan kasus ini ke Polda Kalbar. Alasannya, setelah melalui pemeriksaan terhadap saksi dan korban, kasus hilangnya perhiasan AKBP Prastyono bukan terjadi di wilayah Bandara Soetta.
"Hilangnya di (Bandara) Kalimantan Barat, pelaku juga sudah ditangkap oleh Polda Kalbar," ungkap Kapolres Bandara Soekarno Hatta Tangerang Kombes Pol CH Pattopoi saat dihubungi melalui telepon selulernya, Sabtu (5/1/2014).
Kapolres menambahkan, saat ini korban bersama istrinya juga sudah kembali ke Kalimantan Barat.
Sebelumnya diberitakan, pejabat kepolisian ini melaporkan kehilangan perhiasan yang nilainya puluhan miliar setelah mendarat di Bandara Soetta, sekira pukul 18.30 WIB, Jumat 3 Januari 2014, dengan menggunakan pesawat Lion Air. Korban bersama istrinya mengaku bkehilangan perhiasan senilai Rp20 miliar.
"Kami kasih koper itu kepada petugas di sini, bersamaan dengan surat penitipannya. Lalu di tinggal makan setengah jam lebih. Tiba-tiba pas saya ingin mengambil sesuatu, gembok koper itu sudah rusak bekas tercongkel. Pas dicek perhiasan sudah hilang bersama surat-suratnya," kata isteri korban.
Baca:
Pejabat Polda kehilangan perhiasan Rp20 M di Bandara Soetta
(hyk)