Polda Jabar siap seret industri penyebar racun di Citarum

Sabtu, 04 Januari 2014 - 13:55 WIB
Polda Jabar siap seret...
Polda Jabar siap seret industri penyebar racun di Citarum
A A A
Sindonews.com - Pihak kepolisian menyambut baik yang akan mempidanakan pengelola industri yang kedapatan membuang limbah beracun ke Sungai Citarum.

“Kita sambut baik hal itu. Yang pasti kita akan bantu maksimal penegakan hukum bagi para pelaku pencemaran lingkungan,” kata Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan, Sabtu (4/1/2014).

Menurutnya, penanganan kasus seperti itu mengharuskan adanya kerjasama antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian agar bisa menyeret pelaku keranah hukum.

“Itu kan harus ada Amdal-nya (Analisis Dampak Lingkungan), nanti kita cek atau tidaknya. Lalu kita juga butuh saksi ahli dari instansi terkait,” jelasnya.

Lebih lanjut, Iriawan mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan tim khusus dari Direktoran Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), yakni Unit Lingkungan Hidup, yang siap membantu pemerintah menindaklajuti kasus itu.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berencana menegakkan hukum terhadap industri yang membuang limbah beracun ke Sungai Citarum. Pemilik hingga manajemen pabrik tersebut terancam dipidanakan, bila tak segera mengolah air limbah sesuai standar.

Salah satu penegasan, yakni penegakan hukum tegas terhadap setidaknya 71 industri yang berlokasi di bantaran Sungai Citarum 20 Km pertama. Diperkirakan, jumlah industri yang membuang limbahnya ke Sungai Citarum 20 Km pertama lebih 71 industri.

"Tidak ada toleransi lagi. Ke-71 industri dan lainnya yang belum terdata harus segera mengoperasikan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) yang memenuhi standar. Kalau tidak, polisi akan menyeretnya ke pengadilan," tandas Heryawan.

Untuk memastikan penegakan hukum terhadap industri pencemar Sungai Citarum berjalan konsisten, Gubernur akan menjalin kesepakatan khusus dengan Polda Jawa Barat. "Kerjasama (pemprov) dengan polisi harus kuat," tuturnya.
(san)
Berita Terkait
Tekan Polusi Organik,...
Tekan Polusi Organik, IPAL Sentra Tahu Dibangun di Jombang
Partai Perindo: Industri...
Partai Perindo: Industri Hijau dan Pengolahan Limbah Ramah Lingkungan Harus Dipacu untuk Atasi Polusi
KLHK Tegaskan Indonesia...
KLHK Tegaskan Indonesia Serius Tangani Illegal Traffick Limbah
Miris! Buih Salju Detergen...
Miris! Buih Salju Detergen Penuhi Pesisir Tambak Wedi Surabaya
Buang Limbah Nuklir...
Buang Limbah Nuklir Fukushima ke Laut Picu Bencana Global
Sederet Alasan Limbah...
Sederet Alasan Limbah Batu Bara PLTU Keluar dari Daftar Bahan Berbahaya dan Beracun
Berita Terkini
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 1.400 Meter
2 jam yang lalu
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
3 jam yang lalu
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
10 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
11 jam yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
12 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved