Jokowi: Masyarakat senang pilih yang macet
Kamis, 02 Januari 2014 - 19:35 WIB
Jokowi: Masyarakat senang pilih yang macet
A
A
A
Sindonews.com - Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang yang bertujuan untuk mengurai macet di jalur tersebut dinilai kurang efektif. Pasalnya, hingga kini jalur itu masih macet.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ogah menanggapi serius penilaian tersebut. Dikarenakan, kata dia, masyarakat DKI Jakarta senang dengan kondisi yang seperti itu.
"Ya berarti masyarakat senang pilih yang macet," katanya sambil tertawa terkekeh di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (2/1/2014).
Menurut pria yang biasa disapa Jokowi ini, Pemprov DKI telah memberikan pilihan jalur alternatif kepada masyarakat pengguna kendaraan pribadi dengan membangun JLNT. "Kita kan memberikan pilihan. Silakan ke atas, silakan ke bawah," ujarnya.
Dia menilai, apabila pilihan jalur alternatif yang diberikan itu tetap tak mampu mengentaskan kemacetan, itu artinya masyarakat Jakarta senang bermacet-macetan di jalan.
"Kita sudah kasih pilihan, kalau di bawah dan atas macet, berarti masyarakat senang kemacetan," katanya.
Sekadar diketahui, JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang tersebut sudah diresmikan oleh Jokowi pada Senin 30 Desember 2013 lalu. Kendati demikian, jalan tersebut belum mampu mengurai kemacetan.
Baca:
JLNT tak mampu atasi kemacetan Casablanca
JLNT resmi digunakan, motor dilarang melintas
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ogah menanggapi serius penilaian tersebut. Dikarenakan, kata dia, masyarakat DKI Jakarta senang dengan kondisi yang seperti itu.
"Ya berarti masyarakat senang pilih yang macet," katanya sambil tertawa terkekeh di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (2/1/2014).
Menurut pria yang biasa disapa Jokowi ini, Pemprov DKI telah memberikan pilihan jalur alternatif kepada masyarakat pengguna kendaraan pribadi dengan membangun JLNT. "Kita kan memberikan pilihan. Silakan ke atas, silakan ke bawah," ujarnya.
Dia menilai, apabila pilihan jalur alternatif yang diberikan itu tetap tak mampu mengentaskan kemacetan, itu artinya masyarakat Jakarta senang bermacet-macetan di jalan.
"Kita sudah kasih pilihan, kalau di bawah dan atas macet, berarti masyarakat senang kemacetan," katanya.
Sekadar diketahui, JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang tersebut sudah diresmikan oleh Jokowi pada Senin 30 Desember 2013 lalu. Kendati demikian, jalan tersebut belum mampu mengurai kemacetan.
Baca:
JLNT tak mampu atasi kemacetan Casablanca
JLNT resmi digunakan, motor dilarang melintas
(mhd)