Pembahasan bendera & lambang Aceh krusial

Selasa, 17 Desember 2013 - 07:01 WIB
Pembahasan bendera &...
Pembahasan bendera & lambang Aceh krusial
A A A
Sindonews.com - Polemik bendera Aceh belum berakhir. Pemerintah pusat melarang keras bendera bulan bintang mirip lambang gerakan separatis itu dikibarkan.

Menurut anggota DPR RI yang juga warga Aceh Nasir Djamil, soal bendera Aceh sebenarnya telah diatur dalam Perda Aceh (Qanun). Namun, karena gambar yang digunakan mirip simbol pemberontakan waktu itu, maka pemerintah pusat pun melarang dikibarkan.

"Pembahasan perda yang mengatur lambang bendera itu saat ini masih berlangsung di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)," ujar Nasir Djamil, Rabu (16/12/2013).

Jadi, lanjut Nasir, selama pembahasan lambang dan bendera itu di tingkat pusat itu belum selesai, maka bendera dilarang untuk dikibarkan.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengakui pembahasan soal bendera dan lambang Aceh cukup alot. Pasalnya, belum ada titik temu antara pemerintah pusat dengan DPR Aceh.

"Masih bolak-balik pusat-Aceh. Yang masih krusial soal bendera dan lambang ini, karena DPR Aceh masih ngotot dengan usulannya," ungkap calon legislatif dari dapil Aceh ini.

Bendera Aceh kerap saja dikibarkan dan tak jarang diarak dalam sebuah prosesi atau seremonial pemerintahan di Aceh. Menurut Nasir, karena rakyat Aceh berpegang dengan Qanun yang ada.

Kondisi itupun tak jarang memicu gesekan, antara rakyat Aceh dengan aparat keamaan.
"Langkah yang bisa dilakukan, harus ada win win solution segera," imbaunya.

Seperti diketahui, ribuan rakyat Aceh kembali mengibarkan bendera bulan bintang. Kali ini untuk menyambut pengukuhan Wali Nanggroe Aceh ke-9 terpilih Malik Mahmud oleh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

Pengibaran bendera itupun memicu kericuhan antara rakyat Aceh dengan aparat keamanan. Kericuhan bermula saat ribuan orang berkonvoi dihadang ratusan TNI/Polri saat hendak melewati jalan menuju Pendopo Gubernur Aceh.

Massa selanjutnya berkumpul di Simpang Kodim, Banda Aceh. Di sana mereka ikut mengibarkan bendera bulan bintang. Aparat kemudian merampas paksa beberapa bendera yang mirip simbol GAM itu, sehingga terjadi bentrok fisik antara kedua pihak.

Massa yang tak terima bendera itu disita, kemudian meminta TNI mengembalikannya. "Tembak saja kami, asal bendera kami dikembalikan," kata salah seorang warga.
(lns)
Berita Terkait
Kombatan GAM yang Pernah...
Kombatan GAM yang Pernah Dididik di Libya Gelar Silaturahmi, Polisi Siaga Satu
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Kritik TNI Turun Tangani Aksi Demo di Aceh Utara
Profil Ishak Daud, Panglima...
Profil Ishak Daud, Panglima GAM yang Disegani pada Zamannya
ST Burhanuddin Pernah...
ST Burhanuddin Pernah Diancam GAM hingga Dibilang Mirip Suami Inul
TNI Sayangkan Narasi...
TNI Sayangkan Narasi Represif soal Larangan Pengibaran Bendera GAM di Aceh: Tak Sesuai Fakta di Lapangan
Profil Danrem 011 Kolonel...
Profil Danrem 011 Kolonel Ali Imran, Perwira Kopassus yang Viral Bubarkan Konvoi Berbendera GAM
Berita Terkini
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
1 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
2 jam yang lalu
Infografis
Inilah Arti Bendera...
Inilah Arti Bendera Merah Hussain Dikibarkan di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved