Bupati Sragen jadi tersangka, Ganjar pasrah

Senin, 16 Desember 2013 - 03:59 WIB
Bupati Sragen jadi tersangka,...
Bupati Sragen jadi tersangka, Ganjar pasrah
A A A
Sindonews.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyerahkan sepenuhnya proses hukum kasus dugaan penipuan jabatan Sekertaris Daerah (Sekda) yang menjerat Bupati Sragen, Jawa Tengah Agus Fatchurrahman.

Hingga saat ini meskipun Polda Jawa Tengah telah menetapkan orang nomer satu di Kabupaten Sragen tersebut sebagai tersangka, Ganjar mengaku belum memikirkan tindakan yang akan diambil karena tahapan proses hukum masih panjang.

"Biarkan saja kasus ini (dugaan penipuan Bupati Sragen) diproses secara hukum. Saat ini rakyat hanya menghendaki satu, pemerintahan yang bersih," ujar Ganjar usai menghadiri acara pelantikan Bupati Karanganyar, Minggu (15/12/2013).

Saat ditanya apakah selaku Gubenur, Ganjar segera menaktifkan Bupati Sragen saat ini agar lebih berkonsentrasi menghadapi kasusnya. Gajar mengatakan penonaktifan tersebut tidak akan diambil dirinya sebelum ada keputusan dari Pengadilan.

"Kecuali sudah ada keputusan tetap dari Pengadilan,baru saya mengusulkan kepada Mendagri untuk mengambil langkah. Kalau saat ini belumlah. Kita tunggu saja proses hukumnya,"paparnya.

Ganjar mengaku sudah memberikan peringatan keras kepada Kepala Daerah di Jawa Tengah untuk tidak coba-coba untuk melakukan tindak pidana korupsi atau pelanggaran hukum lainnya. Bila "warning" tersebut tetap dihindakan, maka Ganjar tidak segan-segan menyeret sendiri Kepala Daerah tersebut ke penegak hukum. Untuk itulah Ganjar meminta pada seluruh kepala daerah di Jawa Tengah untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan roda pemerintahan.

Ganjar mengatakan, saat ini sedikitnya ada sekitar 300 kepala daerah di Indonesia yang terlibat kasus hukum. Banyaknya kepala daerah yang terjerat kasus hukum itu mestinya menjadi dasar untuk proses pembaharuan di jajaran pemerintahan.

Ditambahkan Ganjar, pihaknya juga telah melakukan komunikasi dengan aparat penegak hukum agar ikut mengawasi jalannya roda pemerintahan. Pengawasan terhadap pemerintahan merupakan upaya efektif untuk membentuk pemerintahan yang bersih. "Harus ada perubahan birokrasi, sehingga tercipta pemerintahan yang bersih," tandasnya.
(lal)
Berita Terkait
Kasus Penipuan WO Ayu...
Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: 207 Korban, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Waspadalah, Ini Jenis-jenis...
Waspadalah, Ini Jenis-jenis Penipuan di Online Shop yang Sering Terjadi
Kisahnya Dijadikan Film,...
Kisahnya Dijadikan Film, Berikut 10 Tukang Tipu Paling Terkenal
Demi Cuan, Waspadai...
Demi Cuan, Waspadai Modus-modus Pengemis Gadungan Ini
5 Mobil Mewah dan Rp52,5...
5 Mobil Mewah dan Rp52,5 Miliar Disita dalam Kasus Penipuan Robot Trading NET89, Bareskrim Polri Ungkap Aset Terka
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Ungkap Penipuan Investasi Smartkost
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
5 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
5 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
6 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved