Shelter BRT koridor IV jauh dari nyaman

Sabtu, 14 Desember 2013 - 17:54 WIB
Shelter BRT koridor...
Shelter BRT koridor IV jauh dari nyaman
A A A
Sindonews.com - Kondisi Shelter Bus Rapid Transit (BRT) Koridor IV Cangkiran-Bandara Ahmad Yani, Semarang, memprihatinkan. Selain tidak layak, kondisi shelter tersebut sangat jauh dari kata nyaman.

Pantauan KORAN SINDO di lapangan, shelter-shelter yang baru dibangun itu belum selesai 100 persen. Kondisi shelter itu terbuka tanpa ada dinding yang melindungi penumpang.

Tidak hanya itu, ada beberapa shelter yang belum dipasang atapnya. Juga, hamper semua shelter yang ada tersebut tidak memiliki fasilitas seperti shelter lainnya, yakni bangku tunggu penumpang dan papan informasi.

Kondisi tersebut dikeluhkan banyak penumpang. Menurut mereka, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, tidak serius dalam menjalankan BRT Koridor IV itu.

“Shelternya sangat memprihatinkan, seperti shelter ini saja, atapnya masih bolong. Jika hujan pasti kehujanan, begitu juga kalau panas. Sungguh tidak nyaman sama sekali,” ujar Juni Astuti (30), warga Klampisan Ngaliyan, Kota Semarang, Sabtu (14/12/2013).

Hal senada juga dikatakan Teguh (28), warga Ngaliyan lainnya. Selain belum jadi, shelter-shelter yang dibangun itu mengabaikan kenyamanan penumpang karena tidak dilengkapi dengan bangku dan papan informasi.

“Padahal kan armada yang melayani koridor ini masih sedikit, sehingga kita membutuhkan waktu lama untuk menunggunya. Kalau tidak dilengkapi bangku seperti ini, kami terpaksa berdiri untuk menunggu bus,” kata dia.

Teguh berharap Pemkot serius memperhatikan sarana prasaran pendukung BRT koridor IV itu. Sebab menurutnya, sudah banyak masyarakat yang memanfaatkan sarana BRT sebagai sarana transportasi umum.

“Sudah banyak masyarakat yang mengidolakan layanan BRT ini. Seharusnya ini disertai dengan pelayanan yang prima. Jika tidak, apa bedanya BRT dengan bus angkutan lainnya,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Layanan Umum (BLU) BRT Trans Semarang Bambang Kuntarso saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada pengguna BRT atas ketidaknyamanan itu.

Menurutnya, ketidaknyamanan atas shelter itu dikarenakan shelter yang digunakan saat ini baru bersifat semi permanen. “Kami benar-benar meminta maaf atas ketidaknyamanan itu. Hal itu karena shelter yang kita gunakan saat ini baru bersifat sementara. Nanti kalau jalan sudah diperbaiki, kami akan membuatkan shelter yang permanent dan lebih nyaman,” kata dia.

Mengenai shelter yang tidak memiliki atap, pihaknya mengaku akan segera menyelesaikannya. Dia memastikan bahwa akhir tahun ini, semua shelter sudah memiliki atap sehingga dapat melindungi pengguna dari panas dan hujan. “Atapnya saat ini sedang dalam proses penyelesaian, secepatnya akan kami pasang,” imbuhnya.

Sementara menanggapi keluhan masyarakat mengenai tidak adanya bangku untuk menunggu BRT, Bambang mengaku jika bangku itu baru bisa dipasang saat shelter sudah berbentuk permanent. Sebab, bangku yang nantinya dipasang juga merupakan bangku paten yang tidak dapat dipindahkan.

“Untuk bangku tunggu, hanya bisa dibangun saat shelter sudah permanen. Kalau saat ini dikasih bangku yang tidak permanent, kami khawatir akan hilang. Sebab pengalaman pada shelter koridor II beberapa waktu lalu, banyak bangku yang kita pasang hilang,” pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Selamat, Jakarta Terpilih...
Selamat, Jakarta Terpilih sebagai Kota Transportasi Terbaik di Dunia
Kepala UPAS Beberkan...
Kepala UPAS Beberkan Manfaat Menggunakan Transportasi Publik Semenjak Dini
Audiensi Pimpinan DPR...
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Angkutan Bahas Pelindungan Transportasi Online
Kendaraan Tanpa Pengemudi...
Kendaraan Tanpa Pengemudi Jadi Kebutuhan Transportasi Masa Depan
Pembangunan Perumahan...
Pembangunan Perumahan di RI Disebut Tak Sinkron dengan Layanan Transportasi
Seaplane: Solusi Mengatasi...
Seaplane: Solusi Mengatasi Keterbatasan Transportasi Darat dan Laut di Indonesia
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
6 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
7 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
7 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
7 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
9 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved