Perda RDTR jadi barometer, ini tanggapan Jokowi

Jum'at, 13 Desember 2013 - 17:53 WIB
Perda RDTR jadi barometer,...
Perda RDTR jadi barometer, ini tanggapan Jokowi
A A A
Sindonews.com - Peraturan Daerah (Perda) DKI tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Peraturan Zonasi akan dijadikan barometer dalam penyusunan Perda serupa di seluruh Provinsi Indonesia.

Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, ingin membangun segala hal dengan sistem pembangunan tata ruang yang lebih melalui Perda RDTR dan peraturan tersebut.

"Ya, dalam semua hal kita ingin membangun sistem tata ruang yang baik," kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2013).

Ia melanjutkan, dengan adanya Perda itu, Pemprov DKI juga bisa membagi zonasi yang baik. Bahkan mengembalikan lahan yang sudah terlanjur beralih fungsi apabila memungkinkan.

"Kalau bisa mengembalikan yang sudah terlanjur, sehingga rencana tata ruang terimplementasikan dan dilaksanakan," tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tata Ruang DKI, Gamal Sinurat mengatakan, Perda DKI tentang RDTR yang baru disahkan beberapa waktu lalu akan dijadikan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai barometer penyusunan Perda RDTR di seluruh Provinsi Indonesia.

"Perda RDTR Provinsi DKI ini yang pertama dimiliki Indonesia. Makanya Kemen PU sangat concern terhadap penyusunan dan pembahasannya. Karena Perda ini akan dijadikan benchmark pemerintah daerah lainnya," kata Gamal di Balai Kota Jakarta, hari ini.

Ia mengutarakan, Perda RDTR ini bakal disosialisasikan ke seluruh Provinsi Indonesia agar bisa dijadikan pedoman dan acuan bagi pemerintah daerah lainnya.

Aturan ini sendiri dibuat sesuai dengan Undang-Undang Penataan Ruang, UU No.41 tahun 1999 tentang Kehutanan dan UU No. 38 tahun 2004 tentang Jalan.

"Dengan dijadikannya Perda RDTR dan Peraturan Zonasi DKI sebagai benchmark bagi provinsi lainnya, diharapkan tidak terjadi lagi pengalihfungsian," tandasnya.

Baca berita terkait:
Perda RDTR DKI, jadi acuan daerah lain
(mhd)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
3 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
4 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
11 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
13 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
13 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
13 jam yang lalu
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved