Antisipasi perampokan, pegawai harus ubah sistem

Kamis, 12 Desember 2013 - 17:15 WIB
Antisipasi perampokan,...
Antisipasi perampokan, pegawai harus ubah sistem
A A A
Sindonews.com - Letak geografis minimarket di Jalan Raya Hankam RT 03/03 No 6 Kelurahan Setu, Pondok Rangon, Jakarta Timur memang jauh dari keramaian. Antisipasi kejadian tak terulang, pihak minimarket harus membagi tugas saat ingin menutup toko.

Kriminolog Universitas Islam As-Syafi'iah Masriadi Pasaribu menjelaskan, ada pegawai yang fokus melakukan penghitungan dari hasil penjualan, ada petugas yang membereskan toko dan ada juga petugas yang melihat kondisi sekeliling.

Sambungnya, sehingga jika ada calon pembeli yang diduga akan melakukan tindak kejahatan, maka petugas yang berada di luar bisa langsung melapor ke petugas kepolisian.

"Harus ada perubahan sistem untuk mencegah terjadinya perampokan," kata Masriadi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/12/2013).

Lebih lanjut Masriadi mengatakan, pelaku akan terus melakukan tindak kriminal selama tidak ada langkah hukum dari petugas kepolisian yang memiliki unsur efek jera. Di antaranya pengungkapan kasus perampokan.

Bahkan, kata dia, jika pelaku diduga sudah kerap melakukan aksinya dan ketika akan ditangkap langsung tembak saja.

"Tentunya menembak sesuai prosedur, di antaranya jangan langsung mematikan tapi hanya melumpuhkan," tuturnya.

Sebelumnya, minimarket di kawasan Cipayung, Jakarta Timur kembali menjadi sasaran para perampok. Kawanan perampok beraksi di sebuah minimarket yang berada di Jalan Raya Hankam RT 03/03 No 6 Kelurahan Setu, Rabu 11 Desember 2013 malam. Atas kejadian tersebut minimarket mengalami kerugian mencapai Rp10 juta.

Sebelumnya, Senin 2 Desember 2013 malam, kawanan perampok yang diduga berjumlah empat orang menyatroni sebuah minimarket di Jalan Raya Cilangkap Baru RT 02/05 Kelurahan Pondok Rangon.

Para perampok yang juga membawa senjata api menggasak uang tunai sebesar sekitar Rp 22 juta, dua buah HP merk Samsung, dan Smartphone, kalung emas lima Gram, dan 50 slop rokok.

Baca berita terkait:
Perampokan di minimarket telan kerugian hingga Rp10 juta
(mhd)
Berita Terkait
Ini Tampang 3 Perampok...
Ini Tampang 3 Perampok Bersenpi di Cilacap saat Dihadirkan di Polda Jateng
Begini Tampang Perampok...
Begini Tampang Perampok Toko Gadai di Jagakarsa yang Apes Dikepung Warga
Polisi Bekuk Komplotan...
Polisi Bekuk Komplotan Perampok Toko Emas Bersenjata Api di Blora
Perampok Gasak Gerai...
Perampok Gasak Gerai Piaget Paris, Perhiasan Ratusan Miliar Raib
Polisi Gelar Reka Ulang...
Polisi Gelar Reka Ulang Aksi Perampokan Setengah Miliar di Semarang
Lumpuhkan Karyawan Minimarket,...
Lumpuhkan Karyawan Minimarket, Pria di Bogor Ditangkap Polisi
Berita Terkini
Prabowo Dijadwalkan...
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Bogor
1 jam yang lalu
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kemayoran
15 jam yang lalu
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
15 jam yang lalu
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
16 jam yang lalu
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
17 jam yang lalu
Rano Karno Apresiasi...
Rano Karno Apresiasi Perbaikan Saluran Air di Lenteng Agung Kelar 5 Hari, Jalan Arah Depok Bisa Dilalui
19 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved