Keluarga yakin kasus Sisca pembunuhan berencana

Kamis, 12 Desember 2013 - 13:15 WIB
Keluarga yakin kasus...
Keluarga yakin kasus Sisca pembunuhan berencana
A A A
Sindonews.com - Aksi kejar-kejaran antara keluarga Sisca Yofie dan dua terdakwa Wawan dan Ade, kembali terjadi saat sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi terdakwa, di Ruang Sidang VI Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

Seperti biasanya, usai Ketua Majelis Hakim Parulian Lumban Toruan mengetuk palu tanda berakhirnya persidangan, kedua terdakwa langsung dibawa ke mobil tahanan dengan pengawalan ketat petugas kepolisian, dan internal PN Bandung melalui pintu bagian belakang untuk menghindari kerumunan keluarga Sisca yang berkumpul di bagian bangku pengunjung.

Keluarga Sisca yang masih memendam kesal terhadap kedua terdakwa pun sontak langsung mengejarnya dengan memutar melalui pintu umum. Selain mengejarnya, keluarga pun berteriak-teriak seolah meluapkan emosinya selama persidangan berlangsung.

"Wan, saha nu nitah maneh (Wan, siapa yang menyuruh kamu (membunuh))," teriak salah seorang kakak Sisca yang hadir di persidangan, Kamis (12/12/2013).

Dengan tanpa melihat kearah siapa yang menanya, Wawan yang mengenakan peci hitam langsung mengacungkan tangan kirinya yang seolah mengakui jika dia yang membunuh Sisca. Tak hanya itu, saat adegan saling kejar-kejaran itu, kakak Sisca, Elfie, pun sempat mengumpatnya.

"Saya semakin yakin ini pembunuhan berencana. Sekarang sampai pakai pengacara lima orang. Itu duit dari mana," tegasnya.

Beruntung aksi kejar-kejaran itu tak sampai membuat luka dari kedua belah pihak. Usai dimasukan ke dalam mobil tahanan, Wawan dan Ade pun langsung dibawa kembali ke Rutan Kebon Waru.

Sidang lanjutan kasus tewasnya Sisca Yofie akan kembali digelar, Kamis 19 Desember 2013 mendatang, dengan agenda putusan sela.
(san)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
8 menit yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
6 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
6 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
7 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
7 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
7 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved