Awas, perlintasan KA Cipinang juga rawan kecelakaan

Kamis, 12 Desember 2013 - 12:02 WIB
Awas, perlintasan KA...
Awas, perlintasan KA Cipinang juga rawan kecelakaan
A A A
Sindonews.com - Buruknya perilaku pengendara sepeda motor membuat pintu perlintasan kereta api (KA) Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur layaknya pintu maut. Tak sedikit pengendara yang nekat menerobos kendati pintu perlintasan sudah tertutup.

Kondisi pintu perlintasan sendiri sudah cukup baik, terpasang dua lampu lalu lintas di area pintu perlintasan dari arah Pulogadung menuju Jalan Bekasi Timur, Jakarta Timur.

Lampu lalu lintas pertama dipasang tiga meter sebelum perlintasan dan lampu lalu lintas kedua dipasang 10 meter setelah perlintasan.

Perlintasan tersebut menjadi maut ketika para pengendara tak sabar melintas setelah lampu berwarna hijau namun pintu perlintasan ditutup karena akan ada kereta lewat.

Pengendara yang terjebak di tengah rel kadang panik sendiri begitu melihat kereta di Stasiun Jatinegara akan melintas.

"Pengendara itu tidak sabar, karena sudah tertahan waktu kereta melintas, pas pintu terbuka, lampunya merah pun mereka terobos, akhirnya numpuk di depan, kalau sudah gitu panik dan langsung klatson mobil di depannya," kata penjaga palang pintu Cipinang, Andri (33), Kamis (12/12/2013).

Sedianya, pengendara tetap berhenti pada lampu merah pertama agar tidak "terjebak" di tengah rel karena penumpukan kendaraan yang tertahan di lampu merah kedua.

"Mestinya lihat dulu saat melintasi rel, kalau dilihat sudah tidak ada ruang di depan, pas lampu merah ya berhenti dulu, dari pada terjebak di tengah. Kesadaran pengendara masih kurang," ungkap pria yang telah menggeluti pekerjaannya selama 12 tahun itu.

Andri berharap, ada petugas dari kepolisian setempat untuk membantu menertibkan para pelanggar lampu lalu lintas. Banyak nyawa melayang sia-sia karena para pengendara tak mematuhi peraturan lalu lintas.

"Setidaknya ada polisi yang menindak penerobos lampu merah. Disini sering terjadi kecelakaan karena mobil terjebak di tengah. Kami kuwalahan menangani kalau kendaraan menumpuk di tengah rel," paparnya.
(ysw)
Berita Terkait
Begini Nasib Slamet,...
Begini Nasib Slamet, Masinis Tragedi Bintaro yang Memilukan 34 Tahun Lalu
Rentetan Tabrakan Kereta...
Rentetan Tabrakan Kereta Mematikan di Indonesia: Jejak Tragedi dari Bintaro hingga Bekasi Timur
Tragedi Bintaro 1987,...
Tragedi Bintaro 1987, Musibah Terburuk dalam Sejarah Perkeretaapian di Indonesia
Evakuasi Bangkai Kereta...
Evakuasi Bangkai Kereta di Bekasi Timur
Begini Kondisi Taksi...
Begini Kondisi Taksi Hijau yang Tertabrak Kereta di Bekasi Timur
Presiden Prabowo Jenguk...
Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi, Perintahkan Investigasi
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
20 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
2 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Infografis
6 Harimau Malaya Mati...
6 Harimau Malaya Mati dalam Kecelakaan di Jalan Raya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved