Sore ini seluruh jenazah diserahkan ke keluarga
Selasa, 10 Desember 2013 - 14:15 WIB
Sore ini seluruh jenazah diserahkan ke keluarga
A
A
A
Sindonews.com - Setelah melalui proses panjang, akhirnya tim Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri berhasil mengidentifikasi seluruh jenasah korban tabrakan maut KRL vs truk tangki. Selain itu, dua potongan tubuh manusia yang ditemukan di lokasi kejadian juga berhasil diidentifikasi.
Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri, Brigjen Pol Farley Helrich Arthur Tampi mengatakan, dua potongan tubuh bagian kaki tersebut ditemukan dalam keadaan hangus terbakar.
"Telah kami identifikasi kedua potongan tubuh, yakni milik Darman Prasetyo dan Agus Suroto," ungkap Arthur dalam keterangan persnya di RS polri, Selasa (10/12/2013).
Dijelaskan Arthur, proses identifikasi dilakukan sesuai standart internasional Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dengan mengambil tiga data primer dan dua sekunder.
"Tiga primer itu sidik jari, DNA, dan medis gigi. Untuk data primer jika salah satu cocok dengan data pembanding, jenasah dinyatakan teridentifikasi,"papar Arthur.
Sedangkan dua data sekunder, kata Arthur, yakni ciri-ciri tubuh khusus dan properti yang digunakan korban.
"Jika dua data sekunder ini cocok, dinyatakan teridentifikasi. Maka itu prosesnya lama karena kami harus pahami betul, mencari kepastian identitas yang meninggal itu," ujarnya.
Pihak Rs Polro Kramat Jati juga meminta maaf keapda keluarga korban karena proses identifikasi cukup makan waktu. Rencananya, seluruh jenazah korban akan diserahkan kepada keluarga korban sore ini.
Baca juga: Akurat, jenazah korban langsung diserahkan ke keluarga
Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri, Brigjen Pol Farley Helrich Arthur Tampi mengatakan, dua potongan tubuh bagian kaki tersebut ditemukan dalam keadaan hangus terbakar.
"Telah kami identifikasi kedua potongan tubuh, yakni milik Darman Prasetyo dan Agus Suroto," ungkap Arthur dalam keterangan persnya di RS polri, Selasa (10/12/2013).
Dijelaskan Arthur, proses identifikasi dilakukan sesuai standart internasional Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dengan mengambil tiga data primer dan dua sekunder.
"Tiga primer itu sidik jari, DNA, dan medis gigi. Untuk data primer jika salah satu cocok dengan data pembanding, jenasah dinyatakan teridentifikasi,"papar Arthur.
Sedangkan dua data sekunder, kata Arthur, yakni ciri-ciri tubuh khusus dan properti yang digunakan korban.
"Jika dua data sekunder ini cocok, dinyatakan teridentifikasi. Maka itu prosesnya lama karena kami harus pahami betul, mencari kepastian identitas yang meninggal itu," ujarnya.
Pihak Rs Polro Kramat Jati juga meminta maaf keapda keluarga korban karena proses identifikasi cukup makan waktu. Rencananya, seluruh jenazah korban akan diserahkan kepada keluarga korban sore ini.
Baca juga: Akurat, jenazah korban langsung diserahkan ke keluarga
(ysw)