Mahasiswa tewas, kampus ITN akui ada kesalahan
Senin, 09 Desember 2013 - 12:52 WIB
Mahasiswa tewas, kampus ITN akui ada kesalahan
A
A
A
Sindonews.com - Pihak Institut Teknologi Nasional (ITN) mengakui telah terjadi tindakan di luar batas hingga mengakibatkan Fikri Dolasmantya mahasiswa baru Jurusan Planologi tewas saat mengikuti Kemah Bakti Desa dan temu akrab, pada 12 Oktober 2013.
Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan ITN I Wayan Mundra menyatakan, pihak ITN telah menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dengan pihak keluarga.
"Meski demikian, ITN tidak menutup diri jika ada yang ingin dipertanyakan lagi kasus ini," katanya, di depan mahasiswa yang berunjuk rasa menuntut keadilan atas kematian Fikri, Senin (9/12/2013).
I Wayan menegaskan, pihak kampus belum mengambil jalan hukum, karena dalam kasus ini pihak kampus ingin menyelesaikan secara kekeluargaan. "Kita sudah memberi sanksi kepada mahasiswa yang menjadi panitia," terangnya.
Lebih lanjut, pihak jurusan selaku lembaga yang paling tahu terkait kegiatan ini telah menyelidikinya. Memang diketahui ada tindakan di luar batas dalam kegiatan ini.
Namun, I Wayan tidak merinci apa saja tindakan itu, termasuk pelecehan seksual seperti yang terlihat di foto-foto yang tersebar di media sosial baru-baru ini.
Seperti diketahui, kematian Fikri mahasiswa baru Jurusan Planologi, ITN ramai dibicarakan di media sosial, dan dunia maya. Beredar foto-foto tindakan kekerasan dan pelecehan seksual yang diduga dilakukan saat acara Kemah Bakti Desa, di kawasan Goa Cina, Malang.
Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan ITN I Wayan Mundra menyatakan, pihak ITN telah menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dengan pihak keluarga.
"Meski demikian, ITN tidak menutup diri jika ada yang ingin dipertanyakan lagi kasus ini," katanya, di depan mahasiswa yang berunjuk rasa menuntut keadilan atas kematian Fikri, Senin (9/12/2013).
I Wayan menegaskan, pihak kampus belum mengambil jalan hukum, karena dalam kasus ini pihak kampus ingin menyelesaikan secara kekeluargaan. "Kita sudah memberi sanksi kepada mahasiswa yang menjadi panitia," terangnya.
Lebih lanjut, pihak jurusan selaku lembaga yang paling tahu terkait kegiatan ini telah menyelidikinya. Memang diketahui ada tindakan di luar batas dalam kegiatan ini.
Namun, I Wayan tidak merinci apa saja tindakan itu, termasuk pelecehan seksual seperti yang terlihat di foto-foto yang tersebar di media sosial baru-baru ini.
Seperti diketahui, kematian Fikri mahasiswa baru Jurusan Planologi, ITN ramai dibicarakan di media sosial, dan dunia maya. Beredar foto-foto tindakan kekerasan dan pelecehan seksual yang diduga dilakukan saat acara Kemah Bakti Desa, di kawasan Goa Cina, Malang.
(san)