Jakarta dijadikan destinasi wisata bunga

Kamis, 05 Desember 2013 - 19:15 WIB
Jakarta dijadikan destinasi...
Jakarta dijadikan destinasi wisata bunga
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ingin menjadikan Ibu Kota sebagai destinasi wisata bunga. Sebab, Jakarta memiliki sentra pemasaran dan penjualan bunga serta tanaman hias terbesar di Asia Tenggara, seperti Pasar Bunga Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Pariwisata dan Budaya, Silviana Murni dalam membuka festival Bunga Rawa Belong 2013, di Jakarta, Kamis (5/12/2013).

Menurutnya, sebagai Ibu Kota yang bagian baratnya memiliki pusat penjualan bunga, tidak menutup kemungkinan jika Jakarta menjadi destinati wisata bunga. Terlebih jika pemerintah, dunia usaha dan masyarakat bersatu dalam mengembangkan destinati tersebut.

"Pusat bungsa di Asia Tenggara kan adanya di Rawa Belong, kalau Pasar Bunga Rawa Belong ini memiliki cabang di lima wilayah Jakarta termasuk Kepulauan Seribu, destinasi pasti akan terlahir. Apalagi ditambah tiga komponen yang kuat tersebut," kata Silviana.

Silviana menjelaskan, pihaknya memang akan mencari sejumlah destinasi-destinasi baru di Jakarta. Untuk itu, kata dia, pihaknya berani melayangkan ide menjadikan Jakarta sebagai destinati wisata, mengingat pasar bunga Rawa Belong memiliki potensi tersebut.

Untuk memantapkan ide tersebut, lanjut Silvi, gelaran festival Bunga Rawa Belong 2013 kali ini juga tercatat dalam rekor Musium Rekor Indonesia (Muri) dalam segi 1.000 kursus merangkai bunga di Festival Bunga Rawa Belong 2013.

Selain menjadikan pusat perhatian Dunia khsusunya Indonesia, festival tersebut secara tidak langsung menjadi modal masyarakat untuk maju dan berkembang.

"Jakarta Baru itu kan menjadikan masyarakat menjadi pintar, kenyang perutnya, dan tebal kantongnya. Kalau rekor Muri kali ini adalah kursus merangkai bunga, masayarakat secara otomatis menjadi pintar berdikari, kalau sudah begitu kan ada hasilnya, perutnya kenyang dan kantongnya tebal," jelasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Industri Pariwisata...
Industri Pariwisata Bali Siap Jalani New Normal Pariwisata
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Raih Penghargaan MURI,...
Raih Penghargaan MURI, BPJPH Diapresiasi Berbagai Pihak
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved