Satpol PP copot ratusan alat kampanye di Banjarsari

Jum'at, 06 Desember 2013 - 00:08 WIB
Satpol PP copot ratusan...
Satpol PP copot ratusan alat kampanye di Banjarsari
A A A
Sindonews.com - Tim penertiban dari Satpol PP, Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menurunkan 121 lembar alat peraga kampanye (APK) di lima kelurahan, Kecamatan Banjarsari, Solo Jawa Tengah. Penertiban akan dilangsungkan hingga 17 Desember 2013.

Kabid Penegakan Perda Kantor Satpol PP dan Linmas Bambang Edy mengatakan, petugas mengamankan 121 lembar APK dari wilayah kelurahan Manahan, Banyuanyar, Nusukan, Kadipiro, dan Kelurahan Sumber.

“Macamnya ada baliho, spanduk, bendera, sampai stiker. Kegiatan ini sesuai arahan Perwali No.2/2009 tentang Pedoman Pemasangan Alat Peraga Kampanye Pemilu DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kota, Pilpres, Pilgub, Pilwakot, Atribut Parpol dan Atribut Ormas,” kata dia, Kamis (5/12/2013).

Selain perwali, penertiban tersebut juga merujuk pada PKPU No 15/2013 terkait kriteria APK yang wajib diturunkan. Atas dasar itulah Satpol PP menggandeng mitra kerjanya di Panwas dan KPU.

Lebih lanjut, dikatakan Bambang, keberadaan atribut kampanye di Kota Solo tergolong parah. Dia menyontohkan, pemasangan bendera parpol di Palang Joglo (perlintasan sebidang KA) hampir menutupi batas-batas jalan.

Produk politik di media luar ruang terdeteksi mengganggu sarana publik karena pemasagannya di tiang listrik, rambu lalu lintas dan pedestrian. Selain wilayah tersebut, terdapat lokasi lain di white area.

“Dalam satu hari saja sudah dapat banyak. Penertiban APK di wilayah Banjarsari akan dilanjutkan Senin 9 Desember 2013. Butuh waktu lebih dari sehari untuk menertibkan APK di wilayah Banjarsari dan Jebres,” jelasnya.

Adapun hasil penertiban akan dilaporkan ke panwas untuk ditindaklanjuti. Para pemilik atribut kampanye, dipersilakan mengambilnya di kantor Satpol PP setelah mengurus surat pernyataan resmi.

“Harus buat surat pernyataan dulu yang di dalamnya memuat sanksi, sebelum mengambil APK,” kata dia.
(san)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
4 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved