Kecam WTO, aktvis dunia kumpul di Bali

Minggu, 01 Desember 2013 - 19:39 WIB
Kecam WTO, aktvis dunia...
Kecam WTO, aktvis dunia kumpul di Bali
A A A
Sindonews.com - Para aktivis peduli nasib pembelaan nelayan, petani dan Kelompok marjinal lainnya berdatangan ke Bali guna melakukan aksi mengecam kebijakan World Trade Organization yang dinilai tidak adil.

Mereka berjumlah 50 orang mengatasnamakan Youth Food Movement (YFM) datang ke Bali, guna melakukan aksi mengritisi kebijakan WTO yang tidak berpihak pada lingkungan dan ketahanan pangan dunia.

“Kami sengaja ke Bali ini guna mengabarkan tentang kebijakan pangan yang dilakukan oleh WTO memang tidak adil," ujar Koordinator YFM Saiful Munir, dalam keterangan resminya di Denpasar, Minggu (1/12/2013).

Kebijakan dunia itu sangat berpengaruh langsung terhadap sektor pertanian, buruh, dan pelajar maupun mahasiswa.

Mereka menggelar kegiatan yang bertajuk "Bali Week Action" menyambut dan mengkritisi kegiatan organisasi perdagangan dunia yang menggelar Konferensi Tingkat Menteri (KTM-9) di Nusa Dua Bali.mulai Selasa 3 November 2013.

Begitu tiba di Denpasar, disambut alunan musik berjudul Rakyat Bersatau Tak Bisa Dikalahkan, yang dikemas dalam lima bahasa, Indonesia, Thailand, Filipina, Spanyol dan Inggris.

"Kelima bahasa itu menyimbolkan bahwa acara Bali Week Action ini memang memiliki prinsip solidaritas internasional untuk mengakhiri WTO,” kata Muhammad Ikhwan, anggota tim media center Bali Week Of Action.

Kedatanga mereka ke Bali setelah melewati road show –nya di beberapa Kabupaten dan Kota di wilayah Jawa guna melakukan aksi –aksi kreatif yang mengkritisi kebijakan WTO. organisasi perdagangan dunia yang akan melangsungkan Konferensi Tingkat Menteri (KTM-9) di Nusa Dua Bali.

kata Ikhwan, Bali Week Action diseleggarakan di Denpasar adalah pekan aksi dari gerakan masyarakat sipil seluruh dunia yang ingin mengakhiri segala praktik ketidak adilan perdagangan dan ekonomi dunia selama ini.
(lal)
Berita Terkait
Demonstrasi (Unjuk Rasa)...
Demonstrasi (Unjuk Rasa) Empatik
UBK Nonaktifkan Ketua...
UBK Nonaktifkan Ketua BEM Hukum Usai Terima Rp20 Juta
Ada Demo Kawal Keputusan...
Ada Demo Kawal Keputusan MK, Masyarakat Diimbau Hindari Jalan Ini
47 Orang Tewas dalam...
47 Orang Tewas dalam Demonstrasi Berdarah di Peru
Aksi Demonstrasi di...
Aksi Demonstrasi di Iran Makan Korban
AS Nyatakan Dukung Demonstrasi...
AS Nyatakan Dukung Demonstrasi Warga Lebanon
Berita Terkini
Konservasi Gajah Masuk...
Konservasi Gajah Masuk Babak Baru, IUCN Apresiasi Kebijakan Menhut
21 menit yang lalu
Polisi Kantongi Identitas...
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
1 jam yang lalu
2 Jam Penyisiran, Polisi...
2 Jam Penyisiran, Polisi Belum Ditemukan Bom di SDN Srengseng Sawah 15
1 jam yang lalu
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
2 jam yang lalu
Kapolsek Jagakarsa:...
Kapolsek Jagakarsa: Ancaman Bom di SDN Jaksel Dikirim lewat WhatsApp saat Upacara
2 jam yang lalu
Ancaman Teror Bom Gegerkan...
Ancaman Teror Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15 saat MPLS, Siswa Dievakuasi
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved