Untuk naik haji, Walang rela mengemis
Kamis, 28 November 2013 - 13:52 WIB
Untuk naik haji, Walang rela mengemis
A
A
A
Sindonews.com - Walang (54) salah satu pengemis yang kedapatan mengantongi uang sebesar Rp25 juta saat dirazia mengaku, sengaja mengemis untuk membayar cicilan untuk naik haji.
Menurut Walang, dirinya sudah membayar uang muka keberangkatan haji sebesar Rp15 juta. Saat ini, tugasnya melunasi cicilan sebesar Rp1 juta per bulan. Karena itu, dirinya memilih mengemis di Jakarta.
"Kepepet, kan harus bayar Rp1 juta sebulan, buat cicilan haji," kata Walang, di Panti Sosial Bina Insani (PSBI) Bangun Daya 2, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2013).
Dikatakan walang, dirinya masih harus membayar Rp20 juta untuk pelunasan ongkos naik haji tersebut. Sedangkan uang muka sebesar Rp15 juta yang sebelumnya telah ia setorkan merupakan hasil dari bisnis jual beli kambing dan sapi di Subang, Jawa Barat.
"Saya masih harus mencicil untuk sisanya Rp20 juta, sekarang yang masuk baru Rp2 juta," lanjutnya.
Sekadar diketahui, Walang bin Kilon (54) dan Sa`aran (60), keduanya berasal dari Subang, Jawa Barat merupakan pengemis yang memiliki uang Rp25 juta saat terjaring razia. Mereka terjaring razia petugas Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, di bawah Fly over Pancoran, Selasa 26 November 2013 malam.
Saat digeledah, petugas terkejut, karena dari tangan keduanya mereka mendapati uang pecahan kertas yang cukup banyak tersimpan di kantong plastik hitam kumal yang dibawanya. Saat dihitung, gepokan uang tersebut mencapai Rp25 juta.
Baca beriat terkait:
Pengemis kaya: Rp21 juta hasil jual sapi kambing
Menurut Walang, dirinya sudah membayar uang muka keberangkatan haji sebesar Rp15 juta. Saat ini, tugasnya melunasi cicilan sebesar Rp1 juta per bulan. Karena itu, dirinya memilih mengemis di Jakarta.
"Kepepet, kan harus bayar Rp1 juta sebulan, buat cicilan haji," kata Walang, di Panti Sosial Bina Insani (PSBI) Bangun Daya 2, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2013).
Dikatakan walang, dirinya masih harus membayar Rp20 juta untuk pelunasan ongkos naik haji tersebut. Sedangkan uang muka sebesar Rp15 juta yang sebelumnya telah ia setorkan merupakan hasil dari bisnis jual beli kambing dan sapi di Subang, Jawa Barat.
"Saya masih harus mencicil untuk sisanya Rp20 juta, sekarang yang masuk baru Rp2 juta," lanjutnya.
Sekadar diketahui, Walang bin Kilon (54) dan Sa`aran (60), keduanya berasal dari Subang, Jawa Barat merupakan pengemis yang memiliki uang Rp25 juta saat terjaring razia. Mereka terjaring razia petugas Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, di bawah Fly over Pancoran, Selasa 26 November 2013 malam.
Saat digeledah, petugas terkejut, karena dari tangan keduanya mereka mendapati uang pecahan kertas yang cukup banyak tersimpan di kantong plastik hitam kumal yang dibawanya. Saat dihitung, gepokan uang tersebut mencapai Rp25 juta.
Baca beriat terkait:
Pengemis kaya: Rp21 juta hasil jual sapi kambing
(mhd)