Ini potensi konflik saat Pemilu 2014

Selasa, 26 November 2013 - 19:18 WIB
Ini potensi konflik...
Ini potensi konflik saat Pemilu 2014
A A A
Sindonews.com - Kapolda Jabar, Irjen Pol Suhardi Alius, mengungkapkan, ada beberapa potensi konflik yang harus dihadapi saat memasuki masa pemilu di tahun 2014 mendatang.

"Dalam penyelenggaraan pemilu sangat berpotensi terjadinya konflik sosial maupun konflik hukum, yang dapat memicu tindakan-tindakan anarki dari masyarakat maupun kelompok pendukung salah satu kontestan pemilu," jelas Suhardi, Selasa (26/11/2013).

Konflik itu, kata dia, di antaranya adalah adanya berbagai pelanggaran, mulai dari kode etik oleh penyelenggara pemilu, administrasi, atau pun dugaan tindak pidana pemilu yang berakhir pada sengketa.

Bahkan tak jarang konflik itu meluas hingga pada konflik sosial masyarakat.

Menurutnya, potensi-potensi itulah yang seharusnya diidentifikasi sejak dini agar bisa meminimalisir terjadinya konflik secara hukum atau pun konflik sosial yang lebih besar.

"Oleh karena itu setiap peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pemilu, dengan tegas mencantumkan adanya larangan dan sanksi terhadap setiap pelanggaran dan dugaan tindak pidana dengan mengatur mekanisme hukum acaranya, sehingga dapat mewujudkan penyelesaian hukum yang efektif," terangnya.

Salah satu upaya untuk meminimalisir konflik adalah aparat harus terus bersinergi dengan penyelenggara pemilu dan pemerintah yang tergabung dalam sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) sebagaimana telah diatur dalam UU No 8 tahun 2012 tentang Pemilihan Umum.

Ke depan, pihaknya juga akan terus mensosialisasikan Perkap No 10 tahun 2013 tentang tata cara penyidikan tindak pidana Pemilu dan sosialisasi Keputusan Kabareskrim Polri No. 19/V/2013 tentang pedoman penyidikan tindak pidana Pemilu.

"Dengan sosialisasi diharapkan para anggota dapat memahami dan melengkapi kemampuan dan kompetensi penyidik Polri dalam penanganan tindak pidana Pemilu secara komprehensif dan tuntas," pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Raih Penghargaan MURI,...
Raih Penghargaan MURI, BPJPH Diapresiasi Berbagai Pihak
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved