Tiap 20 detik, 1 anak mati terkena pneumonia

Sabtu, 23 November 2013 - 13:19 WIB
Tiap 20 detik, 1 anak...
Tiap 20 detik, 1 anak mati terkena pneumonia
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 3.000 dokter dan 330 ibu-ibu PKK di Kota Padang, memperingati Hari Paru Sedunia 2013 atau World Pneumonia Day 2013 di Kota Padang. Pneumonia merupakan peringkat kedua yang menyebabkan kematian pada bayi.

Penderita penyakit ini, paling tinggi berada di daerah timur Indonesia. Untuk memperingati World Pneumonia Day 2013, Pemerintah Kota Padang menggelar longmarch berkeliling Kota Padang.

Selama longmarch tersebut, para dokter dan ibu-ibu PKK mengkampanyekan cara melawan pneumonia pada anak, dengan mengusung berbagai poster dan selebaran yang dibagikan di jalan raya.

Kegiatan ini digelar oleh Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI). Berdasarkan catatan IDAI, pneumonia di Indonesia termasuk pembunuh nomor dua pada bayi.

Rata–rata, 83 balita dalam satu hari, meninggal dunia akibat menderita pneumonia atau paru-paru. Sementara di seluruh dunia, ada 230 anak dalam satu hari meninggal akibat penyakit ini. Dengan kata lain, setiap 20 detik satu anak meninggal akibat pneumonia.

Penyakit ini, mudah menyerang anak dengan gizi kurang, atau buruk. Memiliki berat badan lahir rendah, tidak mendapatkan ASI ekslusif, polusi udara di rumah atau asap rokok yang cukup tinggi, dan pemukiman kumuh.

Pneumonia disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur yang masuk ke dalam paru-paru berkembang biak dan menimbulkan kerusakan jaringan paru. Untuk itu, pada peringatan pneumonia 2013, dilakukan penyuluhan dan sosialisi tentang bahaya dan penyebab pneumonia.

Dia mengharapkan, dengan adanya kampanye dan sosialisasi pada peringatan World Pneumonia Day 2013 ini angka kematian pada bayi akibat pneumonia ini dapat ditekan.
(san)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
1 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved