Intai TKI baru pulang, tiga perampok beraksi

Jum'at, 22 November 2013 - 21:11 WIB
Intai TKI baru pulang,...
Intai TKI baru pulang, tiga perampok beraksi
A A A
Sindonews.com - Tiga kawanan perampok yang menyatroni rumah keluarga buruh migran (TKI) di Desa Satriyan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar Kamis (21/11) dini hari lalu, dibekuk.

Satu pelaku yang teridentifikasi bernama Wiyani alias Santeng (36), residivis asal Dusun Tegalrejo Desa Sawentar Kecamatan Kanigoro terpaksa dilumpuhkan dengan sebutir timah panas.

Sebab penjahat yang tega menganiaya korbanya itu memaksa kabur dari sergapan petugas. "Dari keterangan pelaku yang tertangkap ini, petugas berhasil meringkus dua pelaku lainya," ujar Kapolres Blitar Ajun Komisaris Besar Polisi Indarto kepada wartawan, Jumat (22/11/2013).

Selain menguras harta, yakni perhiasan emas 146 gram, tiga unit sepeda motor, tiga ponsel, uang tunai Rp500 ribu dan sertifikat tanah, pelaku juga melukai korbannya.

Njohadi (53), menderita luka bacok pada bagian kepala dan jari nyaris putus akibat sabetan clurit. Sedangkan Sarinem (50), istrinya dijambak dan disekap. Diduga kedatangan para perampok terkait dengan kepulangan anak korban yang bekerja menjadi buruh migran (TKI) di Hongkong.

Dalam hitungan waktu kurang lebih 24 jam, petugas mendapati ketiga pelaku melintas di jalan raya Kecamatan Selorejo. Diduga mereka hendak menuju arah Kabupaten Malang. Aksi kejar kejaran pun tak terelakkan.

"Begitu tahu terkepung, pelaku yang masing-masing mengendarai motor korban pecah, "terang Indarto.

Karena gugup pelaku Wiyani yang mengendarai Honda GL Max terjatuh. Tidak perduli dengan hasil kejahatanya, pejahat itu terus berusaha kabur dengan berlari. Sementara dua temannya yang masing-masing mengendarai Yamaha Vixion dan Honda Vario mengambil jalur berbeda.

"Yang bersangkutan (Wiyani) dilumpuhkan di pinggir kali Desa Kalilegi, Kecamatan Selorejo, "jelas Indarto.

Dari keterangan mulut Wiyani, petugas membekuk Sujiyo (50), warga Desa Kanigoro Kecamatan Kanigoro dan Ponari (50), warga Desa Satriyan, Kecamatan Kanigoro, di rumah masing-masing.

Dari keterangan ketiga pelaku, polisi mengantongi dua nama lain yang berperan sebagai otak perampokan. Saat ini keduanya masih dalam pengejaran petugas.

"Dalam kasus ini para pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," pungkas Indarto.
(rsa)
Berita Terkait
Ini Tampang 3 Perampok...
Ini Tampang 3 Perampok Bersenpi di Cilacap saat Dihadirkan di Polda Jateng
Begini Tampang Perampok...
Begini Tampang Perampok Toko Gadai di Jagakarsa yang Apes Dikepung Warga
Polisi Bekuk Komplotan...
Polisi Bekuk Komplotan Perampok Toko Emas Bersenjata Api di Blora
Perampok Gasak Gerai...
Perampok Gasak Gerai Piaget Paris, Perhiasan Ratusan Miliar Raib
Polisi Gelar Reka Ulang...
Polisi Gelar Reka Ulang Aksi Perampokan Setengah Miliar di Semarang
Peluru Serse Polsek...
Peluru Serse Polsek Belawan Jebol Kaki Perampok Eks Mantan Napi Asimilasi
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
5 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
5 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
6 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved