2014, mahasiswa non-Muslim bisa kuliah di IAIN Surabaya

Selasa, 19 November 2013 - 16:56 WIB
2014, mahasiswa non-Muslim...
2014, mahasiswa non-Muslim bisa kuliah di IAIN Surabaya
A A A
Sindonews.com - Kabar gembira bagi Mahasiswa non-Muslim yang ingin mengeyam pendidikan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel, Surabaya.

Pada penerimaan mahasiswa baru tahun depan, kampus yang berada di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, ini sudah bisa menerima mahasiswa non-Muslim. Pasalnya, kampus tersebut telah berubah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel.

"Dengan berubah menjadi UIN ini, maka mahasiswa non Muslim jika berkeinginan bisa kuliah di sini," kata Rektor IAIN Sunan Ampel Abdu Ala, kepada wartawan, Selasa (19/11/2013).

Ditambahkan dia, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) No.65 tahun 2013 tentang Alih Status IAIN menjadi Universitas Islam Negeri Sunan ampel Surabaya, maka mahasiswa non-Muslim bisa kuliah di kampus tersebut dengan catatan harus mengikuti peraturan yang ada.

Baginya, tidak ada masalah ketika non-Muslim mau belajar. Prinsipnya adalah mendasarkan agama yang bernuansa Indonesia dan ilmu yang dipelajari untuk kemaslahatan bangsa. Dia mencotohkan, ada salah satu cendekia asal Timur Tengah bernama Wail Halaq.

"Dia menghafal hampir separoh kitab Al-Umm karya Imam Syafii. Tapi sampai saat ini masih non-Muslim. Karena berkeyakinan adalah urusannya dengan Tuhan," jelasnya.

Ketika menjadi UIN, ada yang diubah dalam sistem pendidikan. Seperti halnya, mahasiswa harus berada di asrama atau bertempat tinggal di sekitar kampus. Selanjutnya, pihak kampus akan menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak itu agar ada kesamaan dengan sistem yang ada di kampus.

"Ini berlaku bagi mahasiswa semester I dan II. Mahasiswa ke depan harus mengikuti pola kehidupan yang dikembangkan di kampus. Salah satu sistemnya adalah penggunaan Bahasa Arab dan Bahas Inggris," jelasnya.

Dengan berubah menjadi UIN, juga menyasar masyarakat kelas menengah ke bawah untuk bisa memasuki jenjang pendidikan tinggi. Sebab, ketika harus masuk ke PTN memiliki saingan yang cukup banyak.
(san)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
9 menit yang lalu
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
20 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
56 menit yang lalu
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
1 jam yang lalu
Tokoh Masyarakat Merauke:...
Tokoh Masyarakat Merauke: PSN Wanam Harus Jamin Masa Depan Pendidikan Anak
1 jam yang lalu
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
1 jam yang lalu
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved