Sempat tak terima bantuan, warga Wasior datangi posko

Minggu, 17 November 2013 - 13:40 WIB
Sempat tak terima bantuan,...
Sempat tak terima bantuan, warga Wasior datangi posko
A A A
Sindonews.com – Puluhan korban banjir Wasior yang kini mengungsi di kompleks perkantoran Bupati Rasiei, Kabupaten Teluk Wondama, mendatangi posko tanggap darurat bencana.

Mereka beramai-ramai menanyakan bantuan makanan yang belum diperoleh hingga hari ketiga, pasca banjir melanda wilayah tersebut.

Koordinator warga, Dicky Bernat mengatakan, tujuan kedatangan mereka untuk minta perhatian pemerintah daerah, karena sejak banjir melanda, pengungsi di Kompleks Perkantoran Bupati Rasie belum mendapat bantuan.

Beruntung, setelah berkoordinasi, mereka akhirnya memperoleh bantuan yang memang sudah disiapkan posko.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Teluk Wondana, Frederik Payung, sebenarnya, bantuan tersebut sudah bisa dibagikan pasca banjir, namun terkendala medan dan transportasi.

“Kita memang sempat terkendala akses jalan namun kini sudah mulai lancar. sejumlah alat berat sudah dikerahkan untuk membuka akes jalan hingga ke bagian selatan Wasior, salah satu lokasi yang paling parah,” jelas Frederik Payung, Minggu (17/11/2013).

Menurut dia, saat ini semua bantuan yang sudah tersedia di posko mulai disalurkan. Satu plastik bantuan berisikan mie instan, minyak goreng, beras dan makanan cepat saji lainnya.

Selain itu, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), juga telah menyerahkan bantuan senilai Rp.200 juta.

Sebelumnya, ratusan warga kampung Torey dan Rasiei, sempat mengungsi di kompleks perkantoran bupati karena rumah mereka hancur diterjang banjir.

Hingga hari ketiga, mereka belum tersentuh bantuan bahan makanan. Untuk mengisi perut, mereka mengandalkan hasil kebun, berupa umbi-umbian, buah serta sayur-mayur.

“Pokoknya makan yang ada, pisang, kelapa. Sementara, kita hanya mengandalkan air hujan untuk minum,” ujar Fransina Mambor, salah satu pengungsi.

Selain itu, anak-anak mereka juga sempat terserang penyakit muntaber dan malaria. Namun, dengan mulai terbukanya akses transportasi, saat ini tim medis telah berhasil masuk ke lokasi dan memberi bantuan obat-obatan.
(lns)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
53 menit yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
1 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
1 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
1 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved