Hentikan seremonial, Jokowi diminta fokus urus banjir & macet
Kamis, 14 November 2013 - 10:44 WIB
Hentikan seremonial, Jokowi diminta fokus urus banjir & macet
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi, diminta menghentikan kegiatannya yang bersifat seremonial dan hanya untuk publikasi.
Jokowi diminta fokus mengurusi masalah banjir dan kemacetan di Ibu Kota Jakarta. "Masalah banjir di Jakarta harus segera diatasi. Saya kira inilah saatnya Gubernur Jokowi memperlihatkan kinerjanya yang sungguh-sungguh, guna dapat mengatasi masalah termasuk kemacetan. Mari kita lupakan hal-hal yang sifatnya hanya seremonial belaka, dengan tujuan publikasi semata," kata anggota Komisi V DPR RI, Saleh Husin saat dihubungi wartawan, Kamis (14/11/2013).
Mantan Wali Kota Solo itu juga diminta untuk memiliki perencanaan yang matang, dengan suatu grand design yang kholistik dan integral, guna menyelesaikan persoalan itu. "Jangan hanya dilakukan dengan tambal sulam, yang akhirnya tidak dapat menyelesaikan masalah ini," tegasnya.
Saleh juga menyampaikan kalau masalah banjir hingga kemacetan, merupakan masalah klasik di Jakarta. Karenanya, ia meminta agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencarikan solusi yang tepat untuk masalah itu.
"Tidak untuk menyalahkan siapa-siapa, karena bagaimanapun Jakarta sebagai kota metropolitan harus bebas dari banjir, dan kami yakin Pemprov DKI mampu mengatasinya," pungkasnya.
Klik di sini untuk berita terkait.
Jokowi diminta fokus mengurusi masalah banjir dan kemacetan di Ibu Kota Jakarta. "Masalah banjir di Jakarta harus segera diatasi. Saya kira inilah saatnya Gubernur Jokowi memperlihatkan kinerjanya yang sungguh-sungguh, guna dapat mengatasi masalah termasuk kemacetan. Mari kita lupakan hal-hal yang sifatnya hanya seremonial belaka, dengan tujuan publikasi semata," kata anggota Komisi V DPR RI, Saleh Husin saat dihubungi wartawan, Kamis (14/11/2013).
Mantan Wali Kota Solo itu juga diminta untuk memiliki perencanaan yang matang, dengan suatu grand design yang kholistik dan integral, guna menyelesaikan persoalan itu. "Jangan hanya dilakukan dengan tambal sulam, yang akhirnya tidak dapat menyelesaikan masalah ini," tegasnya.
Saleh juga menyampaikan kalau masalah banjir hingga kemacetan, merupakan masalah klasik di Jakarta. Karenanya, ia meminta agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencarikan solusi yang tepat untuk masalah itu.
"Tidak untuk menyalahkan siapa-siapa, karena bagaimanapun Jakarta sebagai kota metropolitan harus bebas dari banjir, dan kami yakin Pemprov DKI mampu mengatasinya," pungkasnya.
Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)