Headway lebih cepat, yuk beralih ke Transjakarta
Rabu, 13 November 2013 - 15:32 WIB
Headway lebih cepat, yuk beralih ke Transjakarta
A
A
A
Sindonews.com - Masyarakat diminta mulai pindah ke bus Transjakarta untuk mengurangi kemacetan di Ibu Kota. Bahkan, para pengguna jalan bisa memanfaatkan kantung-kantung parkir yang sudah disediakan.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, sejak adanya sterilisasi jalur bus Transjakarta (Busway) headway bus menjadi pendek.
"Sekarang sudah ada perubahan headway, busnya jadi lebih cepat," katanya, Rabu (13/11/2013).
Bahkan, waktu tempuh juga lebih pendek dari sebelum adanya sterilisasi. Sebelum sterilisasi, headway bisa mencapai 20-30 menit tetapi saat ini hanya 5-10 menit.
Dia melanjutkan, karena jarak tempuh sudah bertambah maka pihaknya menyarankan bagi pengendara yang tidak mau bermacet-macetan bisa pindah ke bus Transjakarta untuk beraktivitas.
"Karena kebanyakan dari pengguna jalan hanya menuju kantor, jadi manfaatkanlah bus transjakarta," tegasnya.
Menurut Pristono, untuk mereka yang berada di luar Jakarta bisa memanfaatkan APTB yang langsung terintegrasi dengan jalur bus Transjakarta. Selain itu, bagi mereka yang membawa kendaraan bisa memarkirkan kendaraannya di kantung parkir yang ada.
Kantung parkir yang disediakan seperti di Ragunan, Jakarta Selatan dan Lebak Bulus, Jakarta Barat. Di dua kantung parkir mampu menampung ratusan kendaraan.
"Jadi, tinggal parkirkan kendaraan disana naik bus Transjakarta dan tidak akan kena macet," tegasnya.
Baca juga:
Diancam denda tinggi, penerobos busway berkurang
Dianggap suka menjebak, ini tanggapan polisi
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, sejak adanya sterilisasi jalur bus Transjakarta (Busway) headway bus menjadi pendek.
"Sekarang sudah ada perubahan headway, busnya jadi lebih cepat," katanya, Rabu (13/11/2013).
Bahkan, waktu tempuh juga lebih pendek dari sebelum adanya sterilisasi. Sebelum sterilisasi, headway bisa mencapai 20-30 menit tetapi saat ini hanya 5-10 menit.
Dia melanjutkan, karena jarak tempuh sudah bertambah maka pihaknya menyarankan bagi pengendara yang tidak mau bermacet-macetan bisa pindah ke bus Transjakarta untuk beraktivitas.
"Karena kebanyakan dari pengguna jalan hanya menuju kantor, jadi manfaatkanlah bus transjakarta," tegasnya.
Menurut Pristono, untuk mereka yang berada di luar Jakarta bisa memanfaatkan APTB yang langsung terintegrasi dengan jalur bus Transjakarta. Selain itu, bagi mereka yang membawa kendaraan bisa memarkirkan kendaraannya di kantung parkir yang ada.
Kantung parkir yang disediakan seperti di Ragunan, Jakarta Selatan dan Lebak Bulus, Jakarta Barat. Di dua kantung parkir mampu menampung ratusan kendaraan.
"Jadi, tinggal parkirkan kendaraan disana naik bus Transjakarta dan tidak akan kena macet," tegasnya.
Baca juga:
Diancam denda tinggi, penerobos busway berkurang
Dianggap suka menjebak, ini tanggapan polisi
(ysw)