2014, DIY tetap gelar UN SD

Selasa, 12 November 2013 - 00:01 WIB
2014, DIY tetap gelar...
2014, DIY tetap gelar UN SD
A A A
Sindonews.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI telah memutuskan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hanya akan diwajibkan bagi jenjang SMP, SMA dan SMK mulai 2014.

Dengan adanya keputusan tersebut, UN untuk jenjang SD tidak wajib dilaksanakan. Meski demikian, DIY memutuskan akan tetap menyelenggarakan UN SD seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kami sudah memutuskan untuk tetap melaksanakan UN SD. Kami tetap ingin tahu dan memetakan daya serap siswa SD di jenjang SMP. Selain itu, kami tetap ingin agar ada standar yang sama sebagai alat seleksi untuk masuk ke jenjang berikutnya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Kadarmanta Baskara Aji Senin (11/11/2013).

Dikatakan Aji, keputusan Kemendikbud RI tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan UN di jenjang SD. Ketentuan pelaksanaan UN SD selanjutnya diberikan pada pemerintah daerah masing-masing. Kemendikbud RI berjanji akan tetap memfasilitasi daerah yang ingin melaksanakan UN SD.

“Ketentuan penyelenggaraannya ditentukan daerah masing-masing. Kami pun akan tetap menyelenggarakan UN SD seperti biasanya. Prosentase soal pun masih sama, 25 persen dari pusat dan 75 persen dari daerah,” imbuhnya.

Aji mengungkapkan, yang menjadi persoalan saat ini ialah karena dipastikan tidak semua daerah di Indonesia akan menyelenggarakan UN SD membuat DIY harus menyiapkan tes khusus bagi siswa pindahan dari daerah bukan penyelenggara UN SD.

Meski mengaku belum menentukan sistem pelaksanaan tes khusus tersebut. Aji menegaskan pentingnya tes tersebut sebagai penyamaan standar kualitas pendidikan lulusan SD di DIY.

“Rencananya kami akan membuat soal tes yang nantinya untuk menguji para siswa pindahan lulusan SD dari daerah yang tidak menyelenggarakan UN. Bobot soal tentu akan kami samakan dengan bobot soal UN di tahun yang sama. Pelaksanaannya sendiri jelas sebelum pengumuman penerimaan siswa baru,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SD Negeri Lempuyangwangi Hasan Rohadi menuturkan, pihaknya akan mengikuti keputusan daerah yang telah diambil. Karena DIy akan tetap melaksanakan UN SD, persiapan pelaksanaan tetap dilakukan seperti biasanya. Secara pribadi, Hasan juga mengungkapkan pentingnya tetap dilaksanakan UN SD.

“Hal yang paling utama menurut saya, dengan adanya UN SD tentu tidak akan timbul masalah-masalah penguasaan sekolah terbaik oleh kalangan tertentu. Karenanya harus tetap ada standar nasional agar kompetensi dan kualitas pendidikan tetap jadi faktor penentu para siswa masuk ke jenjang berikutnya,” imbuhnya.
(lns)
Berita Terkait
UN Ditiadakan, PPDB...
UN Ditiadakan, PPDB Jateng Tahun Ini Gunakan Nilai Rapor
Pemerintah Pertimbangkan...
Pemerintah Pertimbangkan Diadakannya Kembali Ujian Nasional
Menggagas Pengganti...
Menggagas Pengganti Terbaik UN
UN Kembali Ditiadakan,...
UN Kembali Ditiadakan, Penilaian Kelulusan Siswa Kewenangan Sekolah
Kabar UN Mau Diberlakukan...
Kabar UN Mau Diberlakukan Lagi Tahun Depan, Mendikdasmen Bilang Begini
Inilah 5 Negara Tanpa...
Inilah 5 Negara Tanpa Ujian Nasional
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
3 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
5 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
12 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
13 jam yang lalu
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved