Relokasi Syiah Sampang bagian dari Operasi Kubah Hijau?

Senin, 11 November 2013 - 09:42 WIB
Relokasi Syiah Sampang...
Relokasi Syiah Sampang bagian dari Operasi Kubah Hijau?
A A A
Sindonews.com - Relokasi pengungsi Syiah dari rumah susun (Rusun) Jemundo, Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Sidoarjo, ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, terus memicu kontroversi. Muncul tudingan relokasi tersebut adalah bagian dari Operasi Kubah Hijau (OKH) yang dilakukan pemerintah.

Kordinator Presedium Jaringan Islam Anti Diskriminasi (JIAD) Jawa Timur, Aan Anshori, menuding proses relokasi pengungsi Syiah ke Asrama Haji semata-mata untuk memperlancar OKH. Terlebih lagi, pernyataan Kemenag Jatim yang menuduh, selama ini pengungsi Syiah telah disusupi berbagai kelompok yang tidak menginginkan perdamaian.

"Kemenag Jatim juga menuding kelompok-kelompok yang didukung dana internasional sering mengacaukan upaya pemerintah mengembalikan pengungsi ke "jalan yang benar" (dari Syiah ke Sunni)," kata Aan, Senin (11/11/2013).

Aan juga menyebut, aksi tersebut adalah bagian dari OKH. Asrama haji yang ketat penjagaannya akan digunakan sebagai Kamp pencucian otak untuk mengkonversi keyakinan dari Syiah ke Sunni. Ketatnya sistem pengamanan ini akan memberikan keleluasaan bagi pemerintah dan kelompok antiSyiah untuk menjalankan misinya.

JIAD meminta Presiden dalam hal ini Kemenag agar menghentikan OKH kepada pengungsi Syiah. Aan menjelaskan, OKH ini beroperasi dengan target memaksa para pengungsi Syiah Sampang kembali ke Sunni sebagai syarat mutlak untuk bisa kembali ke kampung halaman.

"OKH tidak hanya melibatkan jajaran aparat penegak hukum dan birokrasi dari pusat hingga daerah, operasi ini juga menggandeng akademisi dan tokoh agama serta secara tidak langsung bersinergi dengan berbagai organisasi masyarakat yang didanai lembaga-lembaga asing dari kawasan Timur Tengah," jelas pria berkacamata ini.

Lembaga penyandang dana ini memang bertujuan untuk mengkampanyekan Jargon Islam Transnasional. Sebuah faham yang tidak toleran terhadap keberagaman keyakinan di Indonesia. Menurut Kordinator Gusdurian Jatim ini, OKH sangat aktif melakukan kampanye anti syiah dengan tokoh-tokoh agama di tingkat lokal. Tujuan jangka pendeknya adalah mengeksekusi keyakinan Syiah agar menjadi Sunni.

Sebagai catatan, pada akhir Oktober 2012, sekitar 30 warga Syiah 'ditobatkan' dan disaksikan oleh otoritas lokal Sampang. Pada tanggal 6 Agustus 2013 lebih dari 6 orang Syiah juga ditobatkan di hadapan pejabat lokal dan ulama setempat.

"Kami menuntut pemerintah agar mengembalikan seluruh pengungsi Syiah Sampang ke kampung halamannya tanpa syarat. Sebab, konstitusi negri ini secara tegas bahwa setiap individu dijamin kebebasannya dalam menentukan dan menjalankan agama dan keyakinannya masing-masing," tukasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Heboh Ritual Syiah di...
Heboh Ritual Syiah di Bandung, Benarkah Ajaran Sesat? Ini Penjelasannya
Jutaan Muslim Syiah...
Jutaan Muslim Syiah Berkumpul di Karbala untuk Kenang Kematian Imam Hussin, Berikut 4 Faktanya
Agama Warga Negara Irak...
Agama Warga Negara Irak dan Persentasenya, Didominasi Islam Syiah
Begini Pendapat Sejumlah...
Begini Pendapat Sejumlah Ulama tentang Ajaran Rafidhah
Bus Pengangkut Peziarah...
Bus Pengangkut Peziarah Syiah dari Pakistan Jatuh ke Jurang, Sedikitnya 28 Orang Tewas
Rafidah: Kisah Zaid...
Rafidah: Kisah Zaid Ditinggalkan Pengikutnya karena Menghargai Abu Bakar dan Umar
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
5 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
6 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
7 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
7 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
8 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
8 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved