Bahan kimia berbahaya masih dijual bebas

Jum'at, 08 November 2013 - 19:49 WIB
Bahan kimia berbahaya...
Bahan kimia berbahaya masih dijual bebas
A A A
Sindonews.com - Kasus kepemilikan bahan peledak dengan tersangka Erasmus Ardian Jati Nugroho dan Rival Dwi Kuncoro di Solo Jawa Tengah, menjadi peringatan keras terhadap penjualan bebas bahan kimia berbahaya.

Penjual diminta aktif berkoordinasi dengan polisi guna mencegah penyalahgunaan bahan-bahan tersebut.

“Di tingkat distribusi barang, toko penyedianya sudah terdata. Hanya saja, penjual perlu diberi pengertian untuk mau mendeteksi identitas para pembelinya,” kata Pejabat Humas Polresta Surakarta AKP Sis Raniwati di Solo, Jumat (8/11/2013).

Identitas pembeli perlu didokumentasikan dalam lembar transaksi, utamanya untuk pesanan jenis bahan tertentu dalam jumlah besar. Pemilik toko wajib melaporkan ke polisi apabila mencurigai penjualnya.

Dalam kasus yang ditangai Satreskrim Polresta Surakarta, dua tersangka yang diringkus Rabu (6/11/2013) lalu dijerat UU Darurat No 12 Tahun 1952 pasal 1 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Mereka mendapatkan bahan-bahan itu di toko penyedianya di daerah Loji Wetan, Pasarkliwon dan Jaten, Karanganyar.

Proses pembelian bahan-bahan berbahaya itu juga cukup mudah. Sebanyak 29 barang bukti disita polisi di antaranya oksidator, redaktor (penyerap oksigen), detonator, tiga bungkus kalium fosfat, tiga kaporit, arang, empat plastik gula pasir, dua botol alkohol kadar 70 persen, lima korek api batang dan gas, panci untuk membuat bahan campuran bom asap, satu pucuk senapan angin laras pendek, dan tiga plastik kecil peluru minimalis ukuran 4,5 milimeter.
(lns)
Berita Terkait
Warga Boyolali Temukan...
Warga Boyolali Temukan Granat saat Sedang Gali Talut Makam
Black Sky Aerospace...
Black Sky Aerospace Berhasil Produksi Amonium Perklorat untuk Rudal
Polisi Tangkap Pemasok...
Polisi Tangkap Pemasok Bahan Peledak di Bali
Warga Temukan Mortir...
Warga Temukan Mortir di Gunung Buttu, TNI Amankan untuk Pemeriksaan
Laboratorium Bahan Peledak...
Laboratorium Bahan Peledak Terbesar di Dunia Beroperasi di Texas
Polda Jateng Tangkap...
Polda Jateng Tangkap Puluhan Tersangka dan Sita Ratusan Kilogram Bahan Petasan
Berita Terkini
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
2 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
2 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
2 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
2 jam yang lalu
Berdayakan Kampung Papua:...
Berdayakan Kampung Papua: Kolaborasi PBB, Kemendes, dan Komunitas Lokal Latih Ratusan Wirausaha Baru
3 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved