UMP Kaltim 2014, Rp1.886.315

Jum'at, 01 November 2013 - 16:13 WIB
UMP Kaltim 2014, Rp1.886.315
UMP Kaltim 2014, Rp1.886.315
A A A
Sindonews.com - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Awang Faroek Ishak, sudah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kaltim untuk tahun 2014. Ada kenaikan sebesar Rp134.242 dari penetapan upah minimum tahun lalu.

Kepada wartawan, Awang Faroek menyatakan menetapkan UMP tahun 2014 sebesar Rp1.886.315, atau naik dari tahun lalu yang hanya sebesar Rp1.752.073. Angka UMP tahun ini ditetapkan berdasarkan usulan usulan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

“UMP ini saya tetapkan melalui pertimbangan dan pembahasan yang panjang di Dewan Pengupahan Provinsi (Depeprov),” kata Awang Faroek usai rapat Paripurna DPRD Kaltim, Jumat (1/11/2013).

UMP tersebut, katanya, ditetapkan berdasarkan standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL). “Tahun lalu saya tetapkan 100 persen dari KHL, tahun ini juga seperti itu, jadi saya sudah konsisten,” katanya.

Dia menambahkan, penetapan UMP sudah disertai pertimbangan yang matang, juga mempertimbangkan berbagai usulan, termasuk usulan buruh. Pertimbangan yang dimaksud diantaranya kebutuhann hidup layak buruh, dan kemampuan pengusaha.

Keputusan penetapan UMP untuk tahun 2014 ini, tambah Awang, adalah keputusan terbaik. Dia berharap semua pihak menerimanya karena sudah sesuai KHL buruh dan kemampuan pengusaha. Apindo yang menaungi pengusaha di Kaltim diharapkan menjalankan keputusan tersebut.

“Ini keputusan sudah saya tanda tangani hari ini. Jika ada perusahaan yang tidak melaksanakan, akan kita tindak,” tegasnya.

Keputusan ini, katanya, merupakan keputusan finalnya. Awang mengaku tidak akan mengubah keputusannya lagi terkait besaran UMP 2014 Kaltim. “Tidak akan berubah, ini keputusan final yang tidak dapata diganggu gugat,” tegasnya lagi, saat ditanya mengenai ancaman demo dari para buruh.
(rsa)
Berita Terkait
Menaker Ungkap 3 Langkah...
Menaker Ungkap 3 Langkah Wujudkan Hasil Konferensi Perburuhan Dunia
Dapat Dukungan Nyapres,...
Dapat Dukungan Nyapres, Ganjar Ajak KSPSI Bahas Agenda Perburuhan
Kembali Potong Pajak...
Kembali Potong Pajak Impor, Inggris Kecualikan Pelanggar HAM dan Perburuhan
Jumhur Hidayat Janji...
Jumhur Hidayat Janji Peraturan Perburuhan Dirombak jika Anies-Muhaimin Menang Pilpres
Berita Terkini
Penampakan Jalan Ambles...
Penampakan Jalan Ambles di Lenteng Agung Arah Depok, Kedalaman Hampir 2 Meter
10 menit yang lalu
Update Jalan Ambles...
Update Jalan Ambles di Lenteng Agung, Kendaraan Arah Depok Masih Bisa Melintas Satu Jalur
49 menit yang lalu
Penampakan Lokasi Kebakaran...
Penampakan Lokasi Kebakaran di Tambora Jakbar Hanguskan 27 Rumah
1 jam yang lalu
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
2 jam yang lalu
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
2 jam yang lalu
Kebakaran di Tambora...
Kebakaran di Tambora Hanguskan 27 Rumah, 250 Warga Mengungsi
2 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved