Dipecat, buruh pabrik plastik mengadu ke TNI

Kamis, 31 Oktober 2013 - 20:24 WIB
Dipecat, buruh pabrik...
Dipecat, buruh pabrik plastik mengadu ke TNI
A A A
Sindonews.com - Buruh pabrik plastik PT Mundu Makmur Lestari yang berlokasi di Karanganyar, Jawa Tengah, mengadu ke TNI. Setelah Pemerintah Daerah (Pemkab) Karanganyar tidak menggubris permintaan mereka.

Aksi mengadu ke TNI melalui Kodim Karanganyar terpaksa mereka lakukan, setelah para buruh ini di PHK secara sepihak. Para buruh menilai, TNI dianggap masih bersih dan konsisten membela kepentingan rakyat dibandingkan birokrasi yang mereka anggap terlalu rumit, dan sarat kepentingan politik dan bisnis.

Harjono juru bicara buruh mengatakan, pelanggaran perusahaan sudah jelas tegas, yaitu meniadakan cuti hamil dan memperkerjakan karyawan 12 jam, melanggar Undang-undang Ketenagakerjaan sehingga pemkab harus tegas melindungi warganya sebagai buruh.

Padahal Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karanganyar sudah keluarkan rekomendasi agar perusahaan kembali mempekerjakan buruh tersebut. Namun sampai sekarang rekomendasi itu tidak digubris oleh perusahaan.

"Buruh terus berjuang meminta Bupati Karanganyar Rina Iriani berani tegas menindak perusahaan dengan dua opsi, menghormati rekomendasi Kantor Disnakertrans, dan kembali memperkerjakan buruh," ujar Harjono kepada wartawan, di Markas Komando Distrik Militer (Kodim) Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (31/10/2013).

Ditambahkan dia, jika masih nekad menolak, Rina bisa langsung lakukan cabut izin usahanya. Namun sayangnya, bupati tidak berpihak kepada buruh, dan lebih berpihak pada perusahaan.

Sementara itu, Pass Intel Kodim 0727 Karanganyar Lettu CBA Sriyanto mengatakan, pihaknya akan menereuskan tuntutan para buruh ini kepada Komandan Kodim. Agar dalam rapat dengan para Muspida, Dandim Karanganyar Letkol Adi Basuki bisa menyampaikan tuntutan para buruh yang disampaikan kepada TNI.

"Pada dasarnya, kami TNI siap membantu para buruh ini agar bisa memperjuangkan nasibnya. Ini akan kami sampaikan kepada atasan kami, Dandim 0727 Letkol Adi Basuki. Agar saat rapat Muspida tuntutan buruh bisa disampaikan kepada bupati," paparnya.

Setelah puas menyampaikan orasinya di markas TNI, aksi para buruh yang tidak begitu mendapatkan penjagaan ketat dari aparat keamanan akhirnya membubarkan aksinya.
(san)
Berita Terkait
Massa Buruh Bersama...
Massa Buruh Bersama Rakyat Heningkan Cipta hingga Bakar Tikus Berdasi
6 Tuntutan Buruh Menggema,...
6 Tuntutan Buruh Menggema, Aktivitas Gedung DPR Lengang
Buruh Demo di Depan...
Buruh Demo di Depan DPR Sambil Koreografi Barisan Perjuangan
Ribuan Buruh Bakal Geruduk...
Ribuan Buruh Bakal Geruduk Istana Besok, Ini 3 Tuntutan Utama
Ribuan Buruh Dijadwalkan...
Ribuan Buruh Dijadwalkan Gelar Aksi di Patung Kuda Monas Hari Ini
Ribuan Buruh Lakukan...
Ribuan Buruh Lakukan Demo Menolak Tapera di Istana
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
54 menit yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
1 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
1 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
1 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
2 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
10 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved