ABY tuding survei KHL tak prosedural

Kamis, 31 Oktober 2013 - 12:08 WIB
ABY tuding survei KHL...
ABY tuding survei KHL tak prosedural
A A A
Sindonews.com – Aliansi Buruh Yogyakarta (ABY) menuding survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang dilakukan dewan pengupahan di Yogyakarta tidak sesuai prosedur dan ketetantuan yang seharusnya.

Ini berakibat fatal karena membuat hasil akhir sebagai acuan penentuan UMK menjadi sangat rendah.

Yusuf, Tim Advokasi ABY yang juga Wakil Ketua DPD Textile, Sandang dan Kulit SPSI Yogyakarta mengatakan, besaran usulan UMK tahun 2014 hanya naik 10-14 persen saja dari tahun sebelumnya.

Angka ini dinilai tidak rasional karena tidak sesuai dengan kebutuhan riil saat ini setelah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Bahkan, hasil survei yang dilakukan dewan pengupahan terpaut sangat jauh dengan survei independen yang dilakukan ABY. Selisih KLH kedua survei ini mencapai Rp800 ribu.

“Kami curiga survei yang dilakukan dewan pengupahan ini tidak sesuai prosedur dan yang seharusnya, sehingga mempengaruhi hasil akhir,” kata Yusuf, Kamis (31/10/2013).

Senada disampaikan Suharto, Ketua Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin. Menurut dia, ada logika dalam survei KLH oleh dewan pengupahan yang jauh dari pemahaman.

Dia mencontohkan, untuk komponen perumahan, sesuai Permenaker 13/2012 harga sewa kamar/tempat tinggal buruh harus menampung 60 item.

Tapi praktiknya, survei hanya untuk kamar ukuran 3x3 seharga Rp175 ribu.
“Kan tidak mungkin kamar ukuran 3x3 memenuhi 60 item dalam Permenaker. Paling tidak tempat tinggal itu kan ada ruang tamu, ruang tidur daan ruang belakang. Kalau hanya 3x3 jelas tidak mungkin,” tegasnya.

Dia mengatakan, bila dewan pengupahan kurang memahami Permenaker tersebut, semestinya pemerintah melakukan guidance. Sayang upaya itu tidak dilakukan. Sehingga akibatnya muncul usulan UMK yang dinilai tidak rasional.
(lns)
Berita Terkait
Massa Buruh Bersama...
Massa Buruh Bersama Rakyat Heningkan Cipta hingga Bakar Tikus Berdasi
6 Tuntutan Buruh Menggema,...
6 Tuntutan Buruh Menggema, Aktivitas Gedung DPR Lengang
Buruh Demo di Depan...
Buruh Demo di Depan DPR Sambil Koreografi Barisan Perjuangan
Ribuan Buruh Bakal Geruduk...
Ribuan Buruh Bakal Geruduk Istana Besok, Ini 3 Tuntutan Utama
Ribuan Buruh Dijadwalkan...
Ribuan Buruh Dijadwalkan Gelar Aksi di Patung Kuda Monas Hari Ini
Ribuan Buruh Lakukan...
Ribuan Buruh Lakukan Demo Menolak Tapera di Istana
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
1 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved