UMP di bawah Rp3,7 juta, buruh ancam jebol Balai Kota

Rabu, 30 Oktober 2013 - 11:58 WIB
UMP di bawah Rp3,7 juta,...
UMP di bawah Rp3,7 juta, buruh ancam jebol Balai Kota
A A A
Sindonews.com - Massa buruh yang menggelar aksi unjuk rasa menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp3,7 juta. Jika hasil rapat pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta di bawah Rp3,7 juta, ribuan buruh akan menjebol gerbang Balai Kota.

Gelombang massa buruh yang terdiri dari FSPMI, KASBI, SPN, ASPEK itu tiba di kantor Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo sejak pukul 10.30 WIB. Sambil meneriakan yel-yel dan mengenakan atribut, mereka mengancam akan menginap di Balai kota apabila tuntutannya tidak dipenuhi.

"Kalau UMP ditetapkan di bawah Rp3,7 juta, kita akan menginap lagi," kata orator buruh di atas mobil komando, Rabu (30/10/2013).

Dalam aksinya itu, para buruh mengecam Jokowi-Ahok beserta anggota DPRD DKI yang dinilai enggan menampung aspirasi mereka.

"Kita tidak perlu mengemis lagi. Kita tidak butuh DPRD, tidak perlu Jokowi-Ahok," sambung orator buruh.

Menurut orator buruh, hari ini Dewan Pengupahan DKI Jakarta sedang menggelar rapat penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2014 di lantai 22 Gedung Blok G, Balai Kota. Perwakilan buruh ada ditugaskan memantau jalan rapat hingga putusan.

"Begitu kita kasih gebrakan, kawan-kawan buruh di lantai 22 harus turun semua temui kita," tegasnya.

Apabila tidak, lanjutnya, massa buruh mengancam akan menjebol pagar Balai Kota. Bahkan beberapa buruh sudah ada yang siap melemparkan telur jika tuntutan buruh tidak dipenuhi.

"Kita akan jebol gerbang ini. Teman-teman buruh dari Jakarta sudah ada yang membawa telur," gertaknya.

Hingga kini, massa buruh masih menggelar demonstrasi di depan gerbang Balai Kota. Mereka meneriakan tuntutan dengan lantang di tengah-tengah hujan. Sementara ratusan personel kepolisian telah disiagakan di dalam dan di luar Balai kota.
(ysw)
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Upah Buruh Provinsi...
Upah Buruh Provinsi di Indonesia
Daftar UMP 2026 di 36...
Daftar UMP 2026 di 36 Provinsi, Siapa Paling Besar?
Aksi Tolak Upah Minimum...
Aksi Tolak Upah Minimum DIY
Ratusan Buruh Tuntut...
Ratusan Buruh Tuntut PT APS Bayar Upah Sesuai UMP
Beberapa Daerah Akan...
Beberapa Daerah Akan Tetap Naikan Upah Minimum Provinsi
Berita Terkini
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
25 menit yang lalu
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
48 menit yang lalu
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
1 jam yang lalu
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
2 jam yang lalu
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
2 jam yang lalu
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
2 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved