Perbaikan Candi Prambanan akibat gempa 2006 belum selesai

Senin, 28 Oktober 2013 - 15:50 WIB
Perbaikan Candi Prambanan...
Perbaikan Candi Prambanan akibat gempa 2006 belum selesai
A A A
Sindonews.com - Balai Pelestarian Cagar Budaya DIY masih terus melakukan rekonstruksi terhadap bangunan Candi Prambanan yang rusak akibat gempa bumi 2006 silam. Tak hanya karena keterbatasan biaya, kerusakan yang dialami bangunan pun cukup parah.

"Tahap konservasi masih dilakukan hingga kini. Selain karena persoalan biaya, kerusakan Candi Prambanan, utamanya Candi Siwa memang cukup parah. Biaya konservasi terus kami carikan, sambil terus melakukan perbaikan terhadap Candi Siwa," ujar Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya DIY Tri Hartono, kepada wartawan, Senin (28/10/2013).

Ditambahkan dia, metode rekonstruksi yang dilakukan pada Candi Siwa sedikit berbeda yakni dengan menginjeksi cela patahan batu candi. Namun demikian, pihaknya yakin sebentar lagi rekonstruksi bisa selesai dilakukan.

Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Borobudur Marsis Sutopo mengungkapkan, Candi Borobudur juga termasuk cagar budaya yang selalu terkena dampak bencana alam, utamanya letusan Merapi.

Dampak abu vulkanik pada erupsi Merapi 2010 memang merupakan dampak terbesar selama ini bagi Candi Borobudur. Kala itu, Candi Budha terbesar ini tertutupi abu vulkanik hingga beberapa centimeter.

"Setelah bencana cukup mereda, saat itu kami segera melakukan recovery dengan pembersihan abu vulkanik. Hanya saja, akhirnya dilanjutkan dengan kajian tentang pengaruh abu Merapi terhadap Candi Borobudur dengan bantuan ahli dari Belanda dan Jerman. Apalagi setiap ada hujan abu, Borobudur pasti terkena," terangnya.

Diungkapkan Marsis, sebagai upaya pencegahan terhadap kerusakan Candi Borobudur akibat gempa bumi, pihaknya juga telah mengajukan pemasangan alat pemantau gempa ke BMG Jateng.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan beberapa kali simulasi penanganan bencana, baik hujan abu Merapi maupun gempa bumi dengan melibatkan masyarakat sekitar.

"Untuk gempa, Candi Borobudur masih ada kemungkinan terkena dampak. Menurut keterangan yang kami terima, di bawah pegunungan Menoreh terdapat patahan bumi yang jika bergeser tentu bisa menimbulkan gempa. Karena itu, kami berharap tahun depan beberapa alat pemantau gempa sudah bisa terpasang di sekeliling Candi Borobudur," tuturnya.
(san)
Berita Terkait
Eksotiknya Situs Prasejarah...
Eksotiknya Situs Prasejarah Liang Panning, Surga Tersembunyi di Pelosok Maros
Galeri Nasional Kembali...
Galeri Nasional Kembali Dibuka dengan Prosedur Kunjungan Baru
Mengenal Tugu Leitje...
Mengenal Tugu Leitje di Pemalang yang Kini Dijadikan Cagar Budaya
Jembatan Cagar Budaya...
Jembatan Cagar Budaya di Kediri Kembali Dibuka
Jokowi Minta Jejak Peradaban...
Jokowi Minta Jejak Peradaban Dilestarikan
Pemprov DKI Tetapkan...
Pemprov DKI Tetapkan 14 Cagar Budaya, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
1 jam yang lalu
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
4 jam yang lalu
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
5 jam yang lalu
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
5 jam yang lalu
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
6 jam yang lalu
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
6 jam yang lalu
Infografis
Mengenal Palung Filipina,...
Mengenal Palung Filipina, Zona Gempa M7,6 Pemicu Tsunami
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved