Kasus lama, Jokowi tegaskan tak hambat kinerjanya
Kamis, 24 Oktober 2013 - 20:23 WIB
Kasus lama, Jokowi tegaskan tak hambat kinerjanya
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menegaskan, penangkapan dua Kasudin Komunikasi dan Informasi Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan tak menghambat kinerja jajarannya. Pasalnya, kasus yang menyeret dua Kasudin itu adalah kasus lama.
"Ya ini kan kasus lama, enggak akan mengganggu. Kejadiannya sudah lama pada tahun 2010, sebelum saya menjabat," kata pria yang biasa disapa Jokowi ini di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2013).
Menurut Jokowi, kedua pejabat Kasudin Kominfo Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan yang telah berstatus tersangka itu akan segera dicopot dari jabatannya guna mempermudah proses penyelidikan penyidik pihak kejaksaan.
"Ya meskipun kita ada asas praduga tak bersalah, tetap diganti, nanti kalau di pengadilan diputuskan tidak bersalah, pejabat itu ya menjabat lagi," terangnya.
Jokowi menegaskan, Pemprov DKI kedepannya akan membuat sistem kontrol pegawai yang lebih ketat guna mencegah terjadinya kasus serupa.
"Saat ini kita perbaiki sistem yang ada. Sistem kontroling menggunakan online sistem dan transparansi anggaran," pungkasnya.
Baca berita terkait:
Korupsi CCTV, 2 Kasudin Kominfo terancam dicopot
"Ya ini kan kasus lama, enggak akan mengganggu. Kejadiannya sudah lama pada tahun 2010, sebelum saya menjabat," kata pria yang biasa disapa Jokowi ini di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2013).
Menurut Jokowi, kedua pejabat Kasudin Kominfo Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan yang telah berstatus tersangka itu akan segera dicopot dari jabatannya guna mempermudah proses penyelidikan penyidik pihak kejaksaan.
"Ya meskipun kita ada asas praduga tak bersalah, tetap diganti, nanti kalau di pengadilan diputuskan tidak bersalah, pejabat itu ya menjabat lagi," terangnya.
Jokowi menegaskan, Pemprov DKI kedepannya akan membuat sistem kontrol pegawai yang lebih ketat guna mencegah terjadinya kasus serupa.
"Saat ini kita perbaiki sistem yang ada. Sistem kontroling menggunakan online sistem dan transparansi anggaran," pungkasnya.
Baca berita terkait:
Korupsi CCTV, 2 Kasudin Kominfo terancam dicopot
(mhd)