Kantor Gubernuran dipakai resepsi, PNS tetap ngantor

Rabu, 23 Oktober 2013 - 02:26 WIB
Kantor Gubernuran dipakai...
Kantor Gubernuran dipakai resepsi, PNS tetap ngantor
A A A
Sindonews.com - Kantor Gubernuran DIY yang akrab disebut Kepatihan Yogyakarta, dijadikan lokasi untuk resepsi pernikahan akbar putri keempat Raja Yogyakarta GKR Hayu dan KPH Notonegoro, pada Rabu 23 Oktober 2013. Namun begitu, PNS yang bekerja di lingkungan Pemda DIY diwajibkan tetap masuk bekerja.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Ichsanuri mengatakan, meski kompleks kepatihan digunakan untuk resepsi pernikahan agung putri raja, namun PNS tetap masuk kerja seperti biasa. Layanan kepada masyarakat juga tetap berjalan sebagai mana mestinya.

"PNS tidak libur. Tidak boleh ada yang membolos meski resepsi digelar di Kompleks Kepatihan," katanya, kepada wartawan, Selasa (22/10/2013)

Berkaitan dengan itu, Sekda juga menyampaikan Surat Edaran (SE) yang ditandatangani mulai 18 Oktober 2013. Isi dari surat edaran itu antara lain seluruh karyawan di lingkungan Pemda DIY tetap bekerja selama penyelenggaraan Dhaup Ageng.

Dalam SE tersebut juga dijelaskan, semua karyawan Pemda DIY diwajibkan mengenakan seragam PNS (warna coklat chaci) sebagai penanda masuk kerja di Kompleks Kepatihan saat resepsi berlangsung. Hanya saja, bagi PNS yang masuk kompleks Kepatihan diwajibkan berjalan kaki. Kendaraan tidak boleh memasuki area tersebut.

Untuk parkir kendaraan milik PNS di lingkungan Pmeda DIY, sudah diberikan lokasi yang representatif, yakni di halaman kantor Dinas Pariwisata DIY dan halaman DPRD DIY yang juga masih dalam satu ruas jalan di Jalan Malioboro Yogyakarta.
"Tapi dianjurkan PNS memakai sepeda motor, bukan mobil. Tujuannya agar parkir bisa mencukupi,' imbuhnya.

Kabag Humas Biro Umum Pemda DIY Iswanto mengatakan, berhubung kantor humas juga digunakan saat resepsi, maka untuk keperluan layanan masyarakat dipindahkan di Kantor Satpol PP yang berada di sebelah barat Kompleks Kepatihan. Layanan masyarakat seperti izin penelitian dan sebagainya, dipindah di kantor Satpol PP, di tepi Jalan Malioboro.

"Tujuannya agar masyarakat yang ingin mengurus kepentingan bisa langsung mengakses tanpa harus melalui pemeriksaan khusus tamu undangan resepsi," terangnya.
(san)
Berita Terkait
Tanah Sultan Ground...
Tanah Sultan Ground Tidak Dilepas untuk Jalan Tol, Keraton Yogyakarta Terbitkan Palilah
Sejarah dan Asal-usul...
Sejarah dan Asal-usul Kesultanan Yogyakarta
Alun-Alun Utara Keraton...
Alun-Alun Utara Keraton Yogyakarta Bakal Dipagari, Ini Alasannya
Hubungan Gelap Residen...
Hubungan Gelap Residen Belanda dengan Putri Keraton Yogyakarta Bikin Pangeran Diponegoro Meradang
Begini Rangkaian Akad...
Begini Rangkaian Akad Nikah Kaesang-Erina Adat Jogjakarta dan Maknanya
Putri Ariani Bertemu...
Putri Ariani Bertemu dengan Raja Keraton Yogyakarta, Ini Pesan Sri Sultan HB X
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
6 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
8 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
8 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
8 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
8 jam yang lalu
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved