DPT DIY berkurang 7.420 pemilih

Senin, 21 Oktober 2013 - 03:01 WIB
DPT DIY berkurang 7.420...
DPT DIY berkurang 7.420 pemilih
A A A
Sindonews.com - Daftar pemilih tetap (DPT) perubahan DIY berkurang 7.420 pemilih jika dibandingkan dengan DPT awal yang ditetapkan September lalu. Yaitu dari 2.743.483 pemilih menjadi 2.736.063 pemilih.

Kepastian ini, setelah Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DIY menggelar rapat pleno terbuka, dengan agenda penetapan DPT perubahan pemilu 2014 di hotel Eastparc, Seturan, Depok, Sleman Minggu (20/10).

Penetapan DPT perubahan sendiri diawali dengan laporan DPT perubahan masing-masing KPUD kabupaten dan kota se DIY. Dari lima KPUD yang ada di DIY, hanya kota Yogyakarta yang DPT mengalami kenaikan, sedangkan untuk empat daerah lainnya mengalami penurunan.

Dari laporan Ketua KPUD setempat, untuk Yogyakarta DPT awal 305.730 pemilih untuk DPT perubahan menjadi 305.924 atau ada penambahan 194 pemilih.

Untuk penguranan pemilih paling banyak di kabupaten Bantul, dari 721.870 pemilih menjadi 719.019 pemilih atau berkurang 2.851 pemilih, diikuti kabupaten Gunungkidul dari 596.819 pemilih menjadi 594.599 pemilih berkurang 2.220 pemilih, kemudian Kabupaten Sleman dari 782.565 pemilih jadi 780.716 pemilih, berkurang 1.849 pemilih dan terakhir kabupaten Kulonprogro dari 336.499 pemilih menjadi 335.805 pemilih, berkurang 694 pemilih.

Setelah menerima laporan dari ketua KPUD kabupaten dan kota, Ketua KPUD DIY Hamdan Kurniawan secara resmi menetapkan DPT perubahan tersebut menjadi DPT untuk pemilihan umum (pemilu) 9 April 2014.

Hamdan Kurniawan mengatakan meski DPT pemilu telah ditetapkan dan dikirimkan ke pusat, namun bukan berarti bagi pemilih yang sampai penetapan belum terdaftar sudah tidak dapat mengunakan hak pilihnya. Sebab mereka tetap akan diakomodir sebagai daftar pemilih khusus (DPK).

“Untuk itu, bagi warga yang belum terdaftar bisa mendatangi petugas pemilih setempat, untuk diproses dan dimasukkan ke dalam DPK. Untuk tempat pemilihan sendiri sesuai dengan domisili warga itu,” papar mantan anggota KPU Sleman dua periode ini.

KPUD sendiri terus akan mengupdate perkembangan pemilih. Sebab tidak menutup kemungkinan seiring dengan perkembangan jumlah DPT yang telah ditetapkan akan terjadi perubahan. Misalnya ada yang meninggal dan sebagainya. Karena itu, para petugas mulai dari tingkat desa hingga kabupaten terus akan melakukan pencermatan.

“Selain itu, rekomendasi dari warga, bawaslu, parpol dan elemen masyarakat lain tetap dinantikan,” paparnya.
(lns)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
21 menit yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalteng Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
38 menit yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
7 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
7 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
7 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
8 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved