BPPI ancam gugat Pemkab Mojokerto

Jum'at, 18 Oktober 2013 - 15:36 WIB
BPPI ancam gugat Pemkab...
BPPI ancam gugat Pemkab Mojokerto
A A A
Sindonews.com - Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) mengancam akan menggugat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terkait pembangunan pabrik baja di Trowulan.

BPPI tetap meminta agar pembangunan pabrik itu dibatalkan. Pasalnya, pembangunan pabrik pengecoran ini berada di kawasan cagar budaya yang dilindungi undang-undang.

"Hari ini kami akan bertemu dengan Bupati Mojokerto (Mustofa Kamal Pasha). Meminta agar pembangunan pabrik baja itu dibatalkan," kata Chairman of Board of Trustees BPPI Hashim Djojohadikusumo ditemui di Surabaya sesaat sebelum berangkat ke Mojokerto, Jumat (18/10/2013).

Saudara kandung Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto ini menegaskan, jika permintaan tersebut tidak dipenuhi maka pihaknya akan melakukan upaya-upaya hukum.
Menurutnya, pembangunan pabrik baja itu menyalahi undang-undang nomer 11 tahun 2010 tentang cagar budaya.

"Jika tidak dipenuhi kami akan gugat. Undang-undangnya sudah jelas mengatur. Menurut saya, bisa masuk dalam pidana," tegasnya.

Diakui Hashim, kawasan Trowulan itu memang belum ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah pusat. namun, saat ini pemerintah pusat sedang membentuk tim ahli untuk menyusun kawasan-kawasan cagar budaya.

Meski belum ditetapkan, dalam undang-undang cagar budaya ada klausul yang menyebut, bahwa setiap kawasan, benda dan situs selama dalam proses usulan kawasan cagar budaya.

"Bab VI tentang register nasional cagar budaya pasal 31 ayat 5 undang-undang 11 tahun 2010 tentang cagar budaya selama proses pengajuan bangunan, struktur atau lokasi hasil penemuan yang ddaftarkan dilindungi dan diperlakukan sebagai cagar budaya. Pasal ini sudah jelas," tandasnya.

Seperti diketahui, pembangunan pabrik pengecoran baja oleh PT Manunggal Sentral Baja (MSB) disoal. Pabrik tersebut berada di wilayah cagar budaya kecamatan Trowulan , Mojokerto. Tepatnya sekitar dua kilometer dari Gapura Wringin Lawang yang merupakan pintu masuk kerajaan.
(lns)
Berita Terkait
Galeri Nasional Kembali...
Galeri Nasional Kembali Dibuka dengan Prosedur Kunjungan Baru
Eksotiknya Situs Prasejarah...
Eksotiknya Situs Prasejarah Liang Panning, Surga Tersembunyi di Pelosok Maros
Mengenal Tugu Leitje...
Mengenal Tugu Leitje di Pemalang yang Kini Dijadikan Cagar Budaya
Jembatan Cagar Budaya...
Jembatan Cagar Budaya di Kediri Kembali Dibuka
Pemprov DKI Tetapkan...
Pemprov DKI Tetapkan 14 Cagar Budaya, Ini Daftarnya
Jokowi Minta Jejak Peradaban...
Jokowi Minta Jejak Peradaban Dilestarikan
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
37 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved