Perebutan tahta di Kesultanan Ternate berujung bentrok

Rabu, 16 Oktober 2013 - 11:28 WIB
Perebutan tahta di Kesultanan...
Perebutan tahta di Kesultanan Ternate berujung bentrok
A A A
Sindonews.com - Pasukan permaisuri Keraton Ternate Boki Ratu Nita Budi Susanti dan keluarga kesultanan Ternate, masyarakat adat, sejumlah kerabat, dan anak Sultan Mudaffar Sjah, terlibat bentrok dan saling serang dengan menggunakan batu, tombak, dan parang.

Bentrokan terjadi terjadi di lapangan Ngaralomo yang menjadi perbatasan dua kelurahan Soa-sio dan Salero, Kota Ternate Utara, pada Selasa 15 Oktober 2013 malam, sekira pukul 23.30 WIT.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, bentrokan dipicu oleh penobatan dua putra kembar pasangan Sultan Mudafar Syah dan permaisurinya Boki Ratu Nita Budi Susanti sebagai Kolano Madoru atau sultan muda, mengantikan Mudafar Syah sebagai sultan ke-49.

Berawal dari perusakan baliho milik Boki Nita yang bertulisan Boki Nita sebagai ratu kesultanan dan dua putra kembar yang baru berusia tiga bulan sebagai sultan muda ke-49 yang baru dipasang tiba-tiba dirusak oleh keluarga kesultanan Ternate, masyarakat adat, sejumlah kerabat, dan anak Sultan Mudaffar.

Massa adat pro Boki Nita yang sedang melakukan penjagaan di gerbang keraton kesultanan pun tersulut emosi ketika mengetahui adanya perusakan baliho itu.

Massa adat yang berada dalam keraton marah dan keluar, kemudian merusak sejumah warung yang berada di seputaran lapangan Ngaralamo dan Jembatan dodoku Ali Kesultanan Ternate.

Perusakan itu memancing kemarahan warga dari beberapa kelurahan yang berada di seputaran Kedaton, yakni Kelurahan Soa Sio-Soa dan Salero, Kota Ternate Utara. Kemudian, mereka pun melakukan perlawanan terhadap aksi keraton.

Ribuan massa dari beberapa kelurahan ini kemudian melakukan penyerangan ke Keraton Ternate. Sebelum bentrokan bertambah hebat, ratusan aparat kepolisian bersenjata lengkap dari Polres Ternate dibantu Polda Malut, terlebih dahulu sampai ke lokasi kejadian dan melakukan upaya pencegahan.

Akibat pengawalan ini, bentrokan kericuhan tidak berlangsung lama. Namun, adu mulut diantara kedua massa tetap tidak bisa dihindarkan. Ketika suasana memanas dan bentrokan kembali nyaris pecah, polisi mengeluarkan tembakan peringatan ke udara dan membubarkan paksa kerumunan massa.

Hingga kini, situasi di lokasi bentrokan masih panas. Tampak ratusan personel TNI dan polisi masih berjaga-jaga di lokasi mengantisipasi bentrok susulan.
(san)
Berita Terkait
Tradisi Kabasaran Uci...
Tradisi Kabasaran Uci Kesultanan Ternate
Kesultanan Ternate Syukuran,...
Kesultanan Ternate Syukuran, Sultan Baabullah Datuk Sjah Dianugerahi Pahlawan Nasional
Presiden Jokowi Diberi...
Presiden Jokowi Diberi Gelar Dada Madopo Malomo dari Kesultanan Ternate
Letjen TNI (Purn) Joni...
Letjen TNI (Purn) Joni Supriyanto Terima Gelar Kapita Tabu Malamo dari Kesultanan Ternate
Terima Gelar Adat Kesultanan...
Terima Gelar Adat Kesultanan Buton, Presiden Apresiasi Kepribadian dan Kebudayaan Buton
Kalah Perang Melawan...
Kalah Perang Melawan Kesultanan Banten Berujung Pembantaian Pasukan Cirebon Sehari Jelang Idulfitri
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
8 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
10 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
10 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
23 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
46 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved