Penembak Soleh belum tertangkap

Jum'at, 11 Oktober 2013 - 20:47 WIB
Penembak Soleh belum...
Penembak Soleh belum tertangkap
A A A
Sindonews.com - Tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah dan Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang masih berupaya mengungkap kasus penembakan yang menewaskan Soleh (33).

Korban adalah pekerja keamanan rel ganda tidak resmi di dekat tempat tinggalnya Kampung Kebonharjo Gg Garuda RT05/RW06 nomor 46, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara.

Kapolda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Dwi Priyatno, mengatakan sejauh ini pihaknya masih memeriksa saksi – saksi. Selain itu, upaya penyelidikan juga dilakukan dengan mengumpulkan sejumlah bukti.

“Belum terungkap dan tertangkap siapa pelakunya. Kami masih berupaya keras mengungkap insiden penembakan ini,” ungkapnya saat ditemui di Mapolrestabes Semarang, Jumat (10/11/2013).

Mengenai jenis senjata api yang digunakan pelaku, Kapolda belum bisa menyimpulkan apakah milik anggota atau tidak.

“Jadi masalahnya bukan milik Polri atau TNI. Berdasarkan uji Labfor, memang Revolver. Jenis senjata api ini ketika ditembakkan, selongsongnya tidak keluar. Jadi memang tidak ditemukan selongsong di TKP (Tempat Kejadian Perkara),” lanjutnya.

Dwi juga belum bisa menduga apakah kasus penembakan ini berhubungan dengan pekerjaan korban sebagai petugas keamanan tidak resmi proyek rel ganda tersebut.

Terpisah, dua komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), M Nasser, dan Hamidah Abdurrachman, melakukan kunjungan kerja di Semarang. Dua komisioner itu mendatangi Polda Jawa Tengah dan Polrestabes Semarang. Mereka juga beratensi dengan kasus penembakan terhadap Soleh.

“Kami mendesak Polri terutama Kapolda Jawa Tengah pada kasus ini, untuk segera melakukan penertiban senjata api ilegal,” ungkap Hamidah di Mapolrestabes Semarang.

Hamidah berargumen Polri tentu mempunyai data – data dan informasi seputar peredaran senpi di wilayah hukumnya.

“Tentu ada datanya, siapa – siapa yang memegang. Untuk ini polisi harus bisa bertindak tegas, menarik senpi ilegal itu. Polisi punya kewenangan, itu diatur dalam undang – undang kan,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Soleh tewas setelah peluru menembus ginjal kirinya. Akibat penembakan itu, Soleh menderita pendarahan hebat, roboh hingga akhirnya tewas di depan rumahnya.

Pelaku yang berciri – ciri; mengenakan helm, berjaket, menggunakan ransel dipakai di depan, dan menggunakan sepeda motor, sempat dua kali menembak. Tapi satu tembakan lain meleset, menembus kaca dan menancap tembok.

Hasil uji Laboratorium Forensik, peluru itu kaliber 38 mm ditembakkan dari senpi jenis pistol revolver.
(rsa)
Berita Terkait
Terkait Penembakan Gamma,...
Terkait Penembakan Gamma, Kapolrestabes Semarang Penuhi Panggilan Komisi III DPR
Pasca Penembakan di...
Pasca Penembakan di Kafe Cengkareng, Lalu Lintas Sepanjang Daan Mogot Lumpuh
Baru Bebas dari Penjara,...
Baru Bebas dari Penjara, Rapper AS Diberondong 64 Peluru
Eksekutor Penembakan...
Eksekutor Penembakan Anggota Dishub Merupakan Oknum Anggota Polisi
Senjata Api Eksekutor...
Senjata Api Eksekutor Anggota Dishub Dipesan dari Jaringan Teroris
Sempat Pakai Dukun,...
Sempat Pakai Dukun, Kasatpol PP Makassar Rencanakan Pembunuhan Sejak Tahun 2020
Berita Terkini
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
1 jam yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
1 jam yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
2 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
5 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
6 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
8 jam yang lalu
Infografis
Ojol Dipastikan Dapat...
Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Taksi Online Belum Jelas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved