Ledakan di Tabanan Bali, Kapolri: 5 saksi diperiksa

Minggu, 06 Oktober 2013 - 20:08 WIB
Ledakan di Tabanan Bali,...
Ledakan di Tabanan Bali, Kapolri: 5 saksi diperiksa
A A A
Sindonews.com - Kepolisian terus mendalami kasus ledakan diduga granat yang menewaskan satu orang anak di Kabupaten Tabanan, Bali, dengan memeriksa lima orang saksi.

Hingga saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap kasus temuan granat yang meledak pada di Desa Candikuning Kecamatan Baturiti, Tabanan pada Jumat 4 Oktober sekira pukul 09.30 Wita.

“Masih diselidiki, kita tunggu hasil labfor,” jelas Kapolri Jenderal Timur Pradopo ditemui di Nusa Dua, Bali, Minggu (6/10/2013) malam.

Kapolri menyatakan, jajarannya terus memantapkan penyelidikan dengan mencari barang bukti dan saksi yang dianggap mengetahui dan terkait insiden tersebut.

“Ada beberapa temuan seperti pen, ada beberapa saksi lagi diperiksa diantaranya satu dari korban ledakan yang mengetahui persis peristiwanya,” katanya.

Selain itu, polisi juga meriksa pemilik rumah tempat ditemukannya granat yang masih aktif itu. “Saya kira semua sudah dilaksanakan, sementara TKP dilakukan analisis, ya kita tunggu hasil labfor,” imbuh mantan Kapolda Jabar ini.

Ditanya target waktu pengungkapan kasus ledakan granat itu, Kapolri berujar diplomatis secepatnya mengungkapnya termasuk mengetahui siapa sebenarnya pemilik barang berbahaya itu dan darimana didapatkan.

Dalam kesempatan sama, Panglima TNI Jenderal Moeldoko menegaskan, sampai saat ini jajaranya siap mengamankan jalannya KTT APEC dengan pelayanan prima dan nyaman.

Terkait insiden ledakan yang terjadi menjelang pembukaan APEC, Panglima menyatakan kasus tersebut sebenarnya hanya masalah teknis dan bukan suatu ancaman keamanan.

“Itu sebenarnya masalah teknis yang tidak dipahami msyarakat,” tukasnya.

Seperti diketahui korban ledakan ditemukan tewas berbama Yesi Yuspa (14) tukang kebun di lahan milik Puja di Desa Candi Kuning Kecamatan Baturiiti, dengan luka parah pada wajah dan tubuhnya setelah terkena ledakan diduga granat. Sedangkan rekannya Komang Budiasa (13) lolos dari maut dan mengalami luka.

Baca juga: Ledakan di Bali tak pengaruhi KTT APEC
(rsa)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
1 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
1 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
4 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved