Perjalanan setahun program KJS Jokowi-Ahok

Kamis, 03 Oktober 2013 - 07:50 WIB
Perjalanan setahun program...
Perjalanan setahun program KJS Jokowi-Ahok
A A A
Sindonews.com - Setahun Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memimpin DKI Jakarta. Dalam mengarungi kepemimpinannya itu, keduanya memiliki tujuan untuk menciptakan 'Jakarta Baru'.

Saat kampanye dulu, kedua pasangan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu mengunggulkan dua program yaitu 'Kartu Jakarta Sehat' dan 'Kartu Jakarta Pintar'.

Program KJS diluncurkan sejak 10 November 2012. Pada peluncuran pertama Gubernur menyatakan ada sekira 88 Rumah Sakit (RS) di Jakarta ikut dalam menyukseskan program tersebut.

Berdasarkan perhitungan Pemprov DKI Jakarta, terdapat 4,7 juta warga DKI yang berhak menerima KJS. Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, jumlah tersebut berdasarkan data pengajuan surat keterangan tidak mampu (SKTM) ke RS.

Namun, dalam perjalanannya kedua program itu tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan. Bahkan program unggulan Jokowi itu juga sempat diprotes oleh DPRD DKI karena dinilai terlalu banyak menyedot APBD.

Selain itu, fasilitas yang disediakan rumah sakit tidak sebanding dengan pasien KJS yang datang ke rumah sakit. Belum lagi ada yang menilai kalau KJS itu belum tepat sasaran.

Pemprov juga sempat dipusingkan dengan kabar belasan rumah sakit mengundurkan diri dari program tersebut. Namun kabar tersebut langsung dibantah oleh Dinas kesehatan DKI Jakarta.

Tahun lalu, Pemprov DKI menggelontorkan anggaran sebesar Rp1,2 triliun untuk KJS. Namun karena jumlah warga yang menggunakan KJS di rumah sakit membludak sehingga Pemprov DKI meminta tambahan sebesar Rp200 miliar sehingga menjadi Rp1,4 triliun.

Untuk memastikan porgram KJS lancar, Jokowi berjanji akan memantau KJS tiap tiga bulan sekali. Hal itu untuk mengetahui kekurangan dan kelebihannya program tersebut. Sayangnya, hingga kini belum ada laporan terkait program tersebut.

Diolah dari berbagai sumber.
(mhd)
Berita Terkait
Puluhan KIS Milik Warga...
Puluhan KIS Milik Warga Bumiharjo Jepara Ditemukan di Tempat Rongsok
Kader JKN, Pejuang Keberlangsungan...
Kader JKN, Pejuang Keberlangsungan Jaminan Kesehatan Nasional
Ratusan KIS Ditemukan...
Ratusan KIS Ditemukan di Tempat Sampah Halaman Puskesmas Herlang
Reses di Kelurahan Kunjung...
Reses di Kelurahan Kunjung Mae, Kartini Dicurhati Warga Soal KIS dan KIP
Anggota DPR Sebut Kartu...
Anggota DPR Sebut Kartu Sakti Jokowi Percepat Pengembangan SDM
Program KIS Bantu Ibu...
Program KIS Bantu Ibu Hamil Tak Pusing Lagi Biaya Persalinan
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
21 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
43 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved