Sidang Benget 'pemutilasi' ditunda lagi

Senin, 30 September 2013 - 16:22 WIB
Sidang Benget pemutilasi...
Sidang Benget 'pemutilasi' ditunda lagi
A A A
Sindonews.com - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur kembali gagal menggelar sidang kasus mutilasi dengan terdakwa Benget Situmorang. Sidang dengan agenda pembacaan putusan tersebut ditunda lantaran terdakwa dalam keadaan sakit.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Benget memasuki ruang sidang dengan dibopong dua petugas pengadilan. Kedua kakinya tidak kuat menopang badannya. Badan pemutilasi itu terlihat kurus dan lemah.

"Terdakwa Benget sehat? Saudara sakit? Ada suratnya? Sakit paru-paru sesak nafas? Saudara bisa mendengarkan?" tanya Majelis Hakim PN Jakarta Timur Pandu Budiono di ruang persidangan, Senin (30/9/2013).

Benget menjawa pertanyaan itu dengan lemah.

Karena Benget juga hadir dengan kondisi yang mengenaskan, kata Pandu, lebih baik sidang ditunda terlebih dahulu mengingat kondisi terdakwa yang lemah.

"Kita sama-sama mengetahui tahanan terhadap Benget habis tanggal 11 Oktober. Setelah musyawarah kami memutuskan, Kamis, tanggal 3 Oktober mendatang. Bisa tidak bisa akan dibacakan," katanya.

"Mengingat dasar kemanusiaan, saya perintahkan jaksa untuk membawa dan menghadirkan terdakwa pada Kamis mendatang dalam kondisi sehat. Oleh karena itu, karena ini pembacaan putusan, Hadir tidak hadir terdakwa, putusan akan kita bacakan," tambahnya.

Sementara itu, Pengacara Benget Edward Sihombing mengatakan, keberataan untuk menghadirkan kliennya pada sidang mendatang.

"Apabila saudara terdakwa tetap tidak dalam kondisi sehat, maka kami tidak akan menghadirkan terdakwa," ujar Edward.

"Itu hak saudara. Kami mendoakan saudara Benget hadir kembali dengan keadaan badan sehat dan kejiwaan sehat untuk mendengar putusan. Dengan demikian sidang ditutup," kata Hakim Pandu sambil mengetuk palu sidang.

Tidak sampai 10 menit sidang yang dimulai sekira pukul 15.00 WIB ditutup. Benget Situmorang kembali ke ruang tahanan pengadilan. Saat dibopong ke luar ruang sidang, Benget sempat berteriak memaki majelis. "Penipu, penipu," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Tujuh Kasus Pembunuhan...
Tujuh Kasus Pembunuhan Sadis Mutilasi yang Mengegerkan Publik
Tewas Mengerikan, Tubuh...
Tewas Mengerikan, Tubuh Bos Ojol Ditemukan Terpotong-potong
Ecky dan Angela Korban...
Ecky dan Angela Korban Mutilasi Kenal Sejak 2018 lewat Forum Berkebun
Tak Ajarkan Consensual...
Tak Ajarkan Consensual Seks Barat, Pakta Integritas UI Dapat Dukungan
Sadis, Begini Jalannya...
Sadis, Begini Jalannya Rekonstruksi Pembunuhan Disertai Mutilasi Bos Galon di Semarang
Polisi Ungkap Identitas...
Polisi Ungkap Identitas Tersangka Keenam Pelaku Mutilasi Abby Choi, Teman Mantan Suami
Berita Terkini
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
42 menit yang lalu
Ini Identitas 12 Korban...
Ini Identitas 12 Korban Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Pantura
47 menit yang lalu
Kapolri Bedah Rumah...
Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji di Palembang, Begini Penampakannya
48 menit yang lalu
Hari Pertama Masuk Sekolah,...
Hari Pertama Masuk Sekolah, Cawang Macet, Jalan Letjen MT Haryono Padat Merayap
54 menit yang lalu
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
1 jam yang lalu
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
2 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved