DKI godok Raperda soal ERP

Kamis, 26 September 2013 - 10:45 WIB
DKI godok Raperda soal...
DKI godok Raperda soal ERP
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih menggodok rencana penerapan sistem jalan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP) di Jakarta.

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI saat ini tengah mencari landasan hukum penerapan program tersebut untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda).

"Jadi landasan hukumnya ada di UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan UU nomor 28 tahun 2009 soal pendapatan daerah," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI, Udar Pristono saat dihubungi, Kamis (26/9/2013).

Udar melanjutkan, dari UU nomor 28 tahun 2009 nanti ada turunan, yakni PP nomor 97 tahun 2012. Di PP tersebut, bentuk penarikan uang dari program ERP akan dijadikan retribusi bukan umum. Artinya retribusi itu bisa dimanfaatkan untuk hal lain seperti transportasi.

Landasan hukum lainnya, lanjut Udar, ada PP nomor 32 tahun 2011 tentang manajemen lalu lintas juga tengah direvisi agar lebih detail mengatur ERP di Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Salah satunya, mengatur sepeda motor yang juga akan masuk di dalam ERP ini.

"Iya motor juga. Karena kendaraan itu kan juga salah satu penyebab kemacetan," terangnya.

Menurut Udar, turunan UU nomor 22 tahun 2009 mengenai peraturan pemerintah soal lalu lintas jalan raya memang belum diturunkan Kemenhub. Namun, dengan UU dan PP yang ada, Pemprov DKI sudah cukup kuat menyusun landasan Perda mengenai ERP.

"Pak Wagub minta kuartal pertama tahun 2014, Raperda ini ditargetkan sudah mulai disusun," bebernya.

Kendala menyusun Perda ERP ini, lanjut Udar, Pemprov DKI mesti merubah Detail Engineering Design (DED) dari yang lama menjadi baru atau 2013.

Mengingat DED yang lama dibuat pada 2009-2010, sehingga perlu dilakukan kembali penyesuaian soal tarif sekaligus menentukan teknologi dari negara mana yang akan diterapkan, Singapura, Stockholm atau gabungan keduanya.

"Jadi soal tarif ERP mau kita revisi, tapi lihat dulu. Nanti kan DED yang ada dan sudah lama akan ada penyesuaian. Tapi percaya deh, succes story ERP sudah banyak," pungkasnya.

Baca juga: Ini penjelasan Dishub DKI soal konsep ERP
(ysw)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
1 jam yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
1 jam yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
2 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
5 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
6 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
8 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved