Disdik imbau siswa tak bawa kendaraan ke sekolah
Rabu, 25 September 2013 - 16:30 WIB
Disdik imbau siswa tak bawa kendaraan ke sekolah
A
A
A
Sindonews.com - Buntut kasus kecelakaan yang menimpa bocah 13 tahun Abdul Qodir Jaelani (Dul) di Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta Timur, membuat Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang mengimbau siswa tidak mengendarai kendaraan sendiri ke sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang Zaenudin menyampaikan hal tersebut melalui surat edaran yang dikeluarkannya melalui sekolah, di Tangerang, Rabu (25/9/2013).
"Suratnya sudah dilayangkan kepada seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Tangerang, isinya imbauan agar pelajar tidak membawa kendaraan sendiri kesekolah baik motor ataupun mobil, lebih baik naik angkutan umum atau diantar orangtua," imbuhnya.
Imbauan ini, kata Zaenudin, untuk diteruskan kepada siswa, terutama siswa yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
"Iimbauan ini berlaku untuk tingkat SMP dan SMA, karena banyak kecelakaan lalu lintas yang terjadi dan melihatkan melibatkan pelajar," tegasnya.
Zaenudin juga meminta agar pihak sekolah menindak tegas para siswanya yang ketahuan membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Tambahnya, ada juga siswa yang sengaja menitipkan ke rumah warga sekitar.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang Zaenudin menyampaikan hal tersebut melalui surat edaran yang dikeluarkannya melalui sekolah, di Tangerang, Rabu (25/9/2013).
"Suratnya sudah dilayangkan kepada seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Tangerang, isinya imbauan agar pelajar tidak membawa kendaraan sendiri kesekolah baik motor ataupun mobil, lebih baik naik angkutan umum atau diantar orangtua," imbuhnya.
Imbauan ini, kata Zaenudin, untuk diteruskan kepada siswa, terutama siswa yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
"Iimbauan ini berlaku untuk tingkat SMP dan SMA, karena banyak kecelakaan lalu lintas yang terjadi dan melihatkan melibatkan pelajar," tegasnya.
Zaenudin juga meminta agar pihak sekolah menindak tegas para siswanya yang ketahuan membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Tambahnya, ada juga siswa yang sengaja menitipkan ke rumah warga sekitar.
(mhd)