14.400 hektare lahan petani di Sumbar dirampas

Selasa, 24 September 2013 - 12:35 WIB
14.400 hektare lahan...
14.400 hektare lahan petani di Sumbar dirampas
A A A
Sindonews.com - Peringatan Hari Tani Nasional jatuh hari ini. Bukan berarti kesenangan menanti, beragam persoalan petani hingga kini bahkan tak kunjung usai.

Seperti yang diungkapkan Juru Bicara Aliansi Pemuda Untuk Petani, Angelique Maria Cuaca, menurutnya, ada 14.400 hektare lahan petani yang dirampas oleh perusahan-perusahan besar di Sumatera Barat. Umummnya PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan BUMD.

"Dari luas tanah tersebut, ada 3.477 kepala keluarga yang terlibat sengketa tersebut, semua kasus itu ada di Kabupaten Pasaman Barat," kata Angelique Maria Cuaca, di sela-sela aksi unjukrasa, di Bundaran Pos Padang, Selasa (24/9/2013).

Katanya, kalau di akumulasi data konflik tanah tersebut sejak tahun 1997 sampai 2011 sudah mencapai 119.200 hektare.

"Kasus ini mencuat pemerintah tidak pernah serius menangani kasus tersebut, serta tidak memihak kepada rakyat, padahal kita bisa makan dari petani," tegasnya.

Dengan masalah tersebut, Aliansi Pemuda Petani gabungan 17 organisasi mahasiswa dan Ngo ini menolak keras monopoli hak agraria, mulai dari perusahaan lokal, asing sampai perusahan perkebunan pemerintah.

"Dari kasus itu, Komnas HAM mencatat ada 60 kasus tanah ulayat sejak 2004 sampai 2009. Sementara Perkumpulan Qbar juga mencatat ada 59 kasus konflik antara masyarakat, pemerintah daerah dan pihak swasta," terangnya.

Dari kasus itu meliputi 44 nagari, 11 kaum, 4 suku dan 25 perusahaan serta 9 kabupaten/kota luas wilayah konflik tanah tersebut ada 105.702 hektare.

"Kondisi tidak dapat dipandang sebelah mata, sebab banyak korban karena konflik perebutan lahan dan potensi konflik ini semakin luas, sebenarnya ini dapat diantisipasi pemerintah dengan cara regulasi tata ruang yang berpihak kepada petani," tuturnya.
(rsa)
Berita Terkait
Nilai Petani Turun 1,73%,...
Nilai Petani Turun 1,73%, SPI Minta Pemerintah Perluas Subsidi
Pengembangan Korporasi...
Pengembangan Korporasi Kedelai di Grobogan Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mulai Sekarang, Jangan...
Mulai Sekarang, Jangan Coba-Coba dengan Pupuk Bersubsidi
Pendapatan Petani di...
Pendapatan Petani di Jepang dengan Petani di Indonesia, Antara Bumi dan Langit
Gelar Pengabdian Masyarakat,...
Gelar Pengabdian Masyarakat, UAI Berhasil Tingkatkan Produktivitas Petani Cibereum
Sektor Pangan Jadi Andalan...
Sektor Pangan Jadi Andalan Menjaga Stabilitas Ekonomi Sosial
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
14 menit yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
1 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
1 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
4 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
5 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
6 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved