P2TP2A terima hak asuh bayi korban bidan T

Jum'at, 20 September 2013 - 21:12 WIB
P2TP2A terima hak asuh...
P2TP2A terima hak asuh bayi korban bidan T
A A A
Sindonews.com - Bayi korban penjualan bidan T yang berhasil diselamatkan Unit IV Renakta PPA Polda Jabar akhirnya diserahkan kepada Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Jabar untuk mendapat perawatan.

Ketua P2TP2A Jabar, Netty Prasetyani Heryawan mengaku jika tindakan bidan T sudah tidak manusiawi dan melanggar hukum mulai dari UU Perlindungan Anak hingga UU Perdagangan Manusia.

"Seorang anak itu memiliki beberapa hak seperti konsesi anak non diskriminasi, kepentingan yang terbaik, hak hidup, hak identitas, hak sipil, dan hak asuh," tuturnya kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jumat (20/9/2013).

Netty mengungkapkan, lantaran anak tersebut beberapa haknya belum terpenuhi maka pihaknya untuk sementara akan merawat sang bayi.

"Kita juga sudah siapkan baby sitter untuk mengasuh bayi ini. Kita juga berkoordinasi dengan Dinsos untuk sama-sama melakukan perawatan demi masa depan sang anak," ucapnya.

Pihaknya berharap, pihak kepolisian mengusut tuntas mulai dari ibu yang melahirkan, modus penjualan oleh bidan, hingga orang tua yang membeli bayi-bayi yang dijual tersebut.

Disinggung jika ada orang tua yang mengakui bayi tersebut. Netty mengatakan hal itu harus dibuktikan sesuai hukum yang berlaku.

"Untuk yang mau adopsi juga itu harus sesuai dengan UU yang berlaku. Tapi kita tidak akan gegabah, identitas calon orang tua harus jelas," bebernya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul, mengatakan jika bayi diserahkan untuk dirawat oleh Pemprov Jabar dalam hal ini P2TP2A.

"Tadi penyidik sudah melakukan serah terima kepada P2TP2A untuk pengasuhan sebagai jaminan keselamatan anak," tukasnya.
(lns)
Berita Terkait
Miris! Perdagangan Manusia...
Miris! Perdagangan Manusia Berkedok Warung Kopi, 18 Wanita Disekap
Penyelundup Manusia...
Penyelundup Manusia Manfaatkan Krisis Global Saat Pandemi Covid-19
Polda Kepri Selamatkan...
Polda Kepri Selamatkan 5 Wanita yang Dijadikan Penari Antarpulau
Bocah Diculik-Ditukar...
Bocah Diculik-Ditukar Tabung Gas Bisa Masuk Kategori Perdagangan Manusia
Viral WNI Disekap di...
Viral WNI Disekap di Myanmar, Keluarga Minta Pemerintah Pulangkan Korban
Peringatan Hari Anti...
Peringatan Hari Anti Perdagangan Manusia Dunia
Berita Terkini
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
20 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
46 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved