Jokowi: Begitulah kalau bukan ahlinya
Jum'at, 20 September 2013 - 13:44 WIB
Jokowi: Begitulah kalau bukan ahlinya
A
A
A
Sindonews.com - Gubenur DKI Jakarta Joko Widodo menyesalkan insiden ambruknya bangunan Gelanggang Olah Raga (GOR) di Jalan Balai Rakyat, Koja, Jakarta Utara, Kamis 19 September 2013.
Menurut pria yang biasa disapa Jokowi ini, pembangunan GOR tersebut harusnya ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang dinilai lebih memahami teknis permasalahan bangunan.
"Ya begitulah kalau sebuah pekerjaan kepada orang yang bukan ahli atau bidangnya. Itu kan Dinas Olahraga, harusnya PU yang kerjakan. Teknisnya lebih mengerti masalah bangunan dan pengawasannya lebih terkontrol," kata dia saat acara peletakan batu pertama pembangunan Rusunawa Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Jumat(20/9/2013).
Dikatakan Jokowi, insiden tersebut akan dijadikan pelajaran agar kejadian serupa tidak terulang kembali. "Saya kira ini menjadi koreksi. Kita lihat nanti ke lapangan lah," tambahnya.
Sebagaimana diketahui, proyek pembangunan GOR ini merupakan proyek Disorda DKI yang dikerjakan oleh PT Ganiko Adi Perkasa dan roboh pada Kamis petang sekira pukul 17.50 WIB. Dalam pengerjaannya, bangunan tiga lantai ini dikerjakan oleh sekira 138 pekerja lebih.
Bangunan GOR tersebut terletak Jalan Balai Rakyat, Koja, Jakarta Utara, tepat di belakang Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara, Jalan Balai Rakyat, Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Ada delapan korban dalam peristiwa tersebut, namun dua dari enam korban mengalami luka ringan dan berhasil menyelamatkan diri. Tetapi enam korban lainnya saat ini tengah menjalani pengobatan di RS Tugu atau RS Pelabuhan, Jakarta Utara.
Dua korban di antaranya menjalani rawat inap, sementara empat orang lainnya diperbolehkan pulang oleh pihak RS Pelabuhan karena lukanya tidak terlalu serius.
Menurut pria yang biasa disapa Jokowi ini, pembangunan GOR tersebut harusnya ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang dinilai lebih memahami teknis permasalahan bangunan.
"Ya begitulah kalau sebuah pekerjaan kepada orang yang bukan ahli atau bidangnya. Itu kan Dinas Olahraga, harusnya PU yang kerjakan. Teknisnya lebih mengerti masalah bangunan dan pengawasannya lebih terkontrol," kata dia saat acara peletakan batu pertama pembangunan Rusunawa Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Jumat(20/9/2013).
Dikatakan Jokowi, insiden tersebut akan dijadikan pelajaran agar kejadian serupa tidak terulang kembali. "Saya kira ini menjadi koreksi. Kita lihat nanti ke lapangan lah," tambahnya.
Sebagaimana diketahui, proyek pembangunan GOR ini merupakan proyek Disorda DKI yang dikerjakan oleh PT Ganiko Adi Perkasa dan roboh pada Kamis petang sekira pukul 17.50 WIB. Dalam pengerjaannya, bangunan tiga lantai ini dikerjakan oleh sekira 138 pekerja lebih.
Bangunan GOR tersebut terletak Jalan Balai Rakyat, Koja, Jakarta Utara, tepat di belakang Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara, Jalan Balai Rakyat, Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Ada delapan korban dalam peristiwa tersebut, namun dua dari enam korban mengalami luka ringan dan berhasil menyelamatkan diri. Tetapi enam korban lainnya saat ini tengah menjalani pengobatan di RS Tugu atau RS Pelabuhan, Jakarta Utara.
Dua korban di antaranya menjalani rawat inap, sementara empat orang lainnya diperbolehkan pulang oleh pihak RS Pelabuhan karena lukanya tidak terlalu serius.
(mhd)